SUARAGONG.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menyalurkan bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada para pengayuh becak lanjut usia (lansia), Selasa (20/1/2026). Penyerahan bantuan berlangsung di Pendopo Panji Kabupaten Malang dan menyasar 200 pengayuh becak yang mayoritas berusia di atas 70 tahun.
200 Pengayuh Becak Lansia Terima Becak Listrik Bantuan Presiden di Kabupaten Malang
Program ini menjadi angin segar bagi para pengayuh becak lansia. Ora mung soal kendaraan anyar, tetapi juga bentuk kepedulian negara agar mereka tetap bisa mencari nafkah tanpa harus memeras tenaga di usia senja.
Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Teguh Arief Indratmoko, menjelaskan bahwa bantuan ini bertujuan meringankan beban kerja para pengayuh becak sekaligus menjaga keberlanjutan mata pencaharian mereka.
“Hari ini yang kami prioritaskan usia 70 tahun ke atas dulu. Nanti akan turun bertahap ke usia 60 tahun sampai 50 tahun,” ujar Teguh.
Ia menambahkan, program becak listrik ini merupakan program nasional. Hingga saat ini, sudah 10 ribu becak listrik tersalurkan di berbagai daerah. Targetnya, pada tahun 2027, seluruh pengayuh becak di Indonesia akan menerima bantuan serupa.
“Jumlah becak di Indonesia sekitar 80 ribu. Tahun 2025 sudah tersalurkan 10 ribu. Pak Prabowo sudah memesan 70 ribu becak listrik ke PT Pindad, sehingga semuanya nanti kebagian. Sing sepuh-sepuh disik, sing enom nyusul,” jelasnya.
Ringankan Beban Lansia
Teguh juga mengungkapkan alasan mengapa Presiden Prabowo memilih becak sebagai fokus bantuan. Saat kunjungan kerja, Presiden melihat langsung pengayuh becak berusia 70 tahun ke atas masih harus mengayuh demi menghidupi keluarga.
“Beliau terenyuh melihat kondisi itu. Karena itu, bantuan ini diberikan secara langsung dan murni dari kantong pribadi Bapak Presiden, bukan dari anggaran negara,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Malang M. Sanusi menyambut baik bantuan tersebut. Menurutnya, becak listrik sangat membantu masyarakat kecil, khususnya pengayuh becak lansia, agar tetap produktif tanpa harus bekerja terlalu berat.
“Ini sangat berharga bagi mereka yang menghidupi keluarga dari menarik becak. Atas nama masyarakat Kabupaten Malang, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden,” ujar Sanusi.
Ia berharap, dengan adanya becak listrik ini, kesejahteraan pengayuh becak bisa meningkat dan kualitas hidup mereka menjadi lebih baik. Ora mung nambah penghasilan, nanging uga njaga kesehatan.
Program ini pun disambut antusias para penerima bantuan. Senyum dan rasa haru tampak dari wajah para pengayuh becak yang kini bisa bekerja lebih ringan dengan becak listrik baru mereka. (nif/aye)