SUARAGONG.COM – Pemerintah Kabupaten Situbondo terus tancap gas dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satunya lewat gebrakan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB).
DP3APPKB Situbondo Luncurkan 6 Inovasi
Sebanyak enam inovasi resmi dilaunching dalam sebuah acara yang digelar di halaman kantor DP3APPKB Situbondo, Senin (6/4/2026).
Launching ini dilakukan langsung oleh Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, bersama Wakil Bupati Ulfiyah, ditandai dengan penekanan tombol dan pemotongan pita.
Perempuan Harus Naik Kelas
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Mas Rio menegaskan bahwa inovasi yang diluncurkan harus berdampak nyata, terutama dalam pemberdayaan perempuan.
Menurutnya, perempuan di Situbondo harus bisa “naik kelas”, baik secara ekonomi maupun sosial.
“Perempuan sekarang bisa berdaya dari rumah, mulai dari jualan produk sampai jadi afiliator lewat media sosial,” ujarnya.
Ia berharap DP3APPKB mampu menangkap peluang ini dan mendorong lahirnya gerakan ekonomi berbasis rumah tangga.
Perlindungan Anak Jadi Sorotan
Selain pemberdayaan perempuan, isu perlindungan anak juga menjadi perhatian serius.
Bupati meminta agar DP3APPKB segera memetakan data tren kasus kekerasan terhadap anak sebagai dasar pengambilan kebijakan.
Data tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah penanganan yang lebih tepat sasaran.
Program KB Tetap Jadi Andalan
Dalam sektor pengendalian penduduk, Situbondo dinilai cukup berhasil menekan laju pertumbuhan.
Menariknya, jumlah akseptor keluarga berencana (KB) di Situbondo didominasi oleh laki-laki.
Hal ini menjadi indikator positif dalam keterlibatan pria dalam program KB.
6 Inovasi Siap Jalan, Bukan Sekadar Wacana
Bupati menegaskan, inovasi yang diluncurkan tidak boleh berhenti di seremoni saja.
“Yang terpenting adalah implementasinya di lapangan, apakah benar-benar berjalan atau tidak,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala DP3APPKB Situbondo, Imam Hidayat, menyebut inovasi ini sebagai bentuk komitmen dalam mendukung visi-misi kepala daerah.
Adapun enam inovasi yang diluncurkan meliputi:
- Gerai UPPKA Mitra Bersama
- Satyagatra Harmonis
- Pelayanan KB Mobile “Gebrak Pagi”
- Ruang Pojok Baca Cakrawala
- Ruang Bermain Anak Bianglala
- Hotline Konseling “Halo Sahabat”
“Inovasi ini tidak lepas dari dukungan banyak pihak, termasuk OPD dan mitra kerja,” ujarnya.
Harapan: Layanan Lebih Dekat ke Masyarakat
Dengan hadirnya enam inovasi ini, Pemkab Situbondo berharap layanan kepada masyarakat semakin mudah diakses dan tepat sasaran.
Mulai dari perempuan yang ingin mandiri secara ekonomi, anak-anak yang butuh perlindungan, hingga keluarga yang ingin mendapatkan layanan KB.
Langkah ini sekaligus menjadi bukti bahwa inovasi di sektor pelayanan publik terus bergerak, bukan hanya sekadar wacana. (Fin/aye/sg)