Langka! Aboge di Leces Puasa Bareng Pemerintah

Umat Islam Aboge di Kecamatan Leces melaksanakan salat tarawih

Share

SUARAGONG.COM – Umat Islam Alip Rebo Wage (Aboge) di Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, resmi menetapkan awal Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026. Menariknya, Aboge Leces puasa 2026 kali ini barengan sama keputusan pemerintah.

Buat yang sering ngikutin, ini termasuk momen yang cukup jarang kejadian. Soalnya, biasanya ada aja selisih tanggal antara perhitungan Aboge dan pemerintah.

Penetapan itu ditandai dengan pelaksanaan salat tarawih di Masjid Al-Barokah, Desa Leces. Suasananya khusyuk, adem, dan nggak ada perbedaan tata cara dibanding umat Islam pada umumnya. Semua berjalan tertib, penuh kekhidmatan, dan vibes Ramadan-nya langsung terasa.

Aboge Leces Puasa 2026 Berdasarkan Kitab Mujarobat

Penentuan awal Ramadan tahun ini tetap pakai pedoman turun-temurun mereka, yaitu Kitab Mujarobat. Perhitungannya dikenal dengan istilah Don Nem Ro (Romadhon 6-2), yang mengarah pada Kamis, 19 Februari 2026 sebagai awal puasa.

Sistem kalender Aboge sendiri adalah kombinasi perhitungan tradisional Jawa dan kalender Hijriah. Rumusnya khas, diwariskan dari generasi ke generasi. Buat komunitasnya, ini bukan cuma soal tanggal, tapi juga soal identitas dan warisan leluhur.

“Dengan perhitungan tersebut, maka awal puasa ditetapkan pada hari Kamis, penetapan ini sama dengan keputusan pemerintah,” kata tokoh umat Islam Aboge, Kyai Buri Mariyeh.

Biasanya, pemerintah menetapkan awal Ramadan lewat sidang isbat yang menggunakan metode rukyat (melihat hilal) dan hisab modern. Sementara Aboge konsisten dengan perhitungan tradisionalnya. Nah, tahun ini hasilnya sama. Jadi nggak ada drama beda mulai puasa.

Baca juga: BPBD Probolinggo Gercep Tangani Luapan Kali Laweyan di Tambakrejo

Jarang Banget Terjadi, Biasanya Beda

Kalau ngomongin sejarahnya, perbedaan awal puasa antara Aboge dan pemerintah itu hal yang lumrah. Masyarakat juga sudah terbiasa dengan dinamika itu. Makanya, ketika Aboge Leces puasa 2026 jatuh di tanggal yang sama dengan pemerintah, ini terasa cukup spesial.

Selain memudahkan koordinasi ibadah bareng, momen ini juga bikin suasana makin guyub. Nggak ada kebingungan soal mulai tarawih atau kapan sahur pertama. Warga Leces sendiri menyambut Ramadan dengan santai dan penuh kebersamaan. Aktivitas ibadah di masjid maupun lingkungan sekitar berjalan normal, nggak ada perbedaan mencolok.

Baca juga: PDGI Probolinggo Dilantik Serentak di Tapal Kuda Siap Layani Masyarakat

Idul Fitri Versi Aboge Jatuh 21 Maret 2026

Selain awal puasa, komunitas Aboge juga sudah menentukan Hari Raya Idul Fitri. Berdasarkan Kitab Mujarobat, Lebaran akan jatuh pada Sabtu Pahing, 21 Maret 2026.

Bagi mereka, konsistensi terhadap perhitungan kitab adalah bentuk penghormatan terhadap tradisi. Jadi sejak awal Ramadan dimulai, rangkaian ibadah sampai Lebaran sudah punya kepastian. Ini penting banget buat persiapan. Mulai dari kebutuhan ibadah, tradisi keluarga, sampai agenda silaturahmi.

Baca juga: LKNU Kota Kraksaan Gelar Cek Kesehatan Gratis

Tradisi Sederhana Jelang Ramadan

Menjelang puasa, sebenarnya nggak ada tradisi yang terlalu beda dari umat Islam lain.

“Tidak ada tradisi khusus menjelang puasa, hanya beberapa warga yang melaksanakan tradisi ater-ater (antar-antar) nasi berkatan sama seperti umat Islam pada umumnya,” imbuh Kyai Buri.

Tradisi ater-ater ini simpel tapi hangat banget. Warga saling berbagi makanan atau nasi berkatan ke tetangga dan keluarga. Simbolnya jelas: silaturahmi dan rasa syukur. Meski sederhana, maknanya dalam. Ada nilai gotong royong, kebersamaan, dan rasa peduli yang tetap dijaga sampai sekarang.

Baca juga: Aksi Solidaritas Palestina Probolinggo Menggema di DPRD

Harmoni dalam Keberagaman

Kesamaan awal puasa tahun ini jadi bukti kalau perbedaan metode nggak selalu berarti perbedaan hasil. Indonesia memang kaya banget soal cara dan tradisi dalam beragama. Tapi di atas itu semua, ada semangat persaudaraan yang tetap dijaga.

Buat umat Islam Aboge di Leces, menjaga tradisi bukan berarti menjauh dari kebersamaan. Justru, ketika momen seperti Aboge Leces puasa 2026 ini terjadi, rasanya makin memperkuat harmoni. Salat tarawih pertama di Masjid Al-Barokah jadi simbol awal Ramadan yang tenang dan penuh harapan. Semua memulai bulan suci dengan niat baik dan semangat yang sama.

Ramadan 2026 pun datang dengan doa yang sederhana semoga membawa kedamaian, kesehatan, dan keberkahan untuk semua. (duh/dny)