SUARAGONG.COM – Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Batu menjadi perhatian serius Wali Kota Batu Nurochman saat memimpin apel pagi di Balai Kota Among Tani, Senin (30/3/2026). Dalam arahannya, Nurochman menyoroti fenomena quiet ambition atau menurunnya ambisi karier di kalangan ASN yang dinilai berpotensi menghambat regenerasi kepemimpinan di lingkungan Pemerintah Kota Batu.
Wali Kota Batu Soroti Fenomena “Quiet Ambition”, ASN Diminta Jangan Mundur
Di hadapan ribuan ASN, Nurochman mengungkapkan bahwa fenomena ini sudah terdeteksi dalam dinamika internal birokrasi.
Menurutnya, banyak ASN tetap bekerja secara profesional dalam tugas rutin, namun cenderung menghindari tanggung jawab yang lebih besar atau posisi strategis.
“Saya ingin bicara terbuka. Fenomena quiet ambition ini nyata. ASN tetap bekerja, tapi berhenti mengejar tanggung jawab lebih besar,” ujarnya.
Ancaman Regenerasi Pemimpin Daerah
Wali Kota yang akrab disapa Cak Nur itu mengingatkan bahwa jika kondisi ini terus dibiarkan, Kota Batu berpotensi mengalami krisis regenerasi pemimpin di masa depan.
Ia pun mendorong ASN yang memiliki kapasitas untuk tetap berani melangkah dan menunjukkan ambisi positif.
“Saya capture ini sebagai sinyal. Tapi kalau dibiarkan, kita akan kekurangan regenerasi pemimpin. Sing duwe kemampuan, ojo mundur,” tegasnya.
Siapkan Sistem Manajemen Talenta
Sebagai langkah konkret, Pemkot Batu akan memperkuat ekosistem kerja yang lebih kompetitif dan transparan melalui penerapan sistem manajemen talenta.
Nurochman menyebut, sistem ini telah dipaparkan hingga ke pemerintah pusat sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia ASN.
Melalui sistem tersebut, kemampuan ASN akan dipetakan secara objektif sehingga mereka yang berprestasi bisa mendapatkan ruang dan peluang karier yang lebih jelas.
“Kita harus respons dengan implementasi Sistem Manajemen Talenta. Saya siap menjamin proses ini berjalan, dan yang berprestasi akan mendapat apresiasi,” jelasnya.
Baca Juga : Wacana WFH ASN, Pemkot Surabaya Tunggu Arahan
Kinerja Harus Berdampak Nyata
Di akhir arahannya, Nurochman menegaskan bahwa seluruh kinerja birokrasi harus selaras dengan visi pembangunan daerah, yakni Mbatu Sae.
Ia meminta ASN tidak sekadar bekerja secara rutinitas, tetapi mampu menghadirkan hasil nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kita punya arah jelas: Mbatu Sae. Kerja harus terasa, hasil harus terlihat. Tunjukkan kualitas kita sebagai ASN Kota Batu,” pungkasnya. (Mf/Aye/sg)