BGN Bakal Angkat 32 Ribu Pegawai Dapur MBG Jadi ASN

BGN Angkat 32 Ribu Pegawai Dapur MBG Jadi PPPK Mulai Februari 2026

Share

SUARAGONG.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya menyasar pemenuhan gizi masyarakat, tapi juga membuka peluang besar bagi tenaga kerja. Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan bakal mengangkat sebanyak 32 ribu pegawai dapur MBG menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mulai 1 Februari 2026.

BGN Angkat 32 Ribu Pegawai Dapur MBG Jadi PPPK Mulai Februari 2026

Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengatakan pengangkatan tersebut merupakan hasil rekrutmen tahap kedua yang telah melalui rangkaian seleksi, mulai dari pendaftaran hingga tes berbasis komputer.

“Pada tahap kedua, kami sudah melakukan seleksi sebanyak 32 ribu orang. Mereka sudah melalui pendaftaran dan tes dengan komputer,” ujar Dadan saat rapat bersama Komisi IX DPR RI, Selasa (20/1).

Dadan menjelaskan, dari total 32 ribu formasi tersebut, sebanyak 31.250 orang merupakan formasi khusus yang diperuntukkan bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Para calon kepala SPPG ini berasal dari lulusan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia yang memang disiapkan untuk memperkuat layanan pemenuhan gizi di daerah.

“31.250 itu formasi khusus. Mereka adalah seluruh kepala SPPG yang dididik melalui Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia,” jelasnya.

Baca Juga : BGN Hentikan MBG 2026 di Awal Tahun Kenapa?

Formasi Akuntan dan Ahli Gizi

Sementara itu, formasi lainnya diisi melalui seleksi umum. Untuk jabatan akuntan, BGN menyiapkan 375 formasi, sedangkan tenaga gizi juga sebanyak 375 orang.

Saat ini, para peserta yang dinyatakan lolos seleksi telah memasuki tahapan administrasi lanjutan. Proses tersebut meliputi pengisian daftar riwayat hidup hingga pengusulan Nomor Induk PPPK sebagai syarat pengangkatan resmi.

“Mereka sekarang dalam tahap pengisian daftar riwayat hidup dan pengusulan Nomor Induk PPPK. Diperkirakan akan resmi menjadi PPPK mulai 1 Februari 2026,” ungkap Dadan.

Tak berhenti di situ, BGN juga menyiapkan rekrutmen lanjutan guna memenuhi kebutuhan sumber daya manusia SPPG secara nasional. Koordinasi lintas kementerian, termasuk dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), telah dilakukan.

“Kami sudah berkoordinasi untuk membuka seleksi PPPK tahap ketiga dan keempat,” katanya.

Dadan menambahkan, seleksi tahap ketiga dan keempat nantinya akan dibuka secara umum dengan jumlah formasi yang juga cukup besar.

“Kita akan buka nanti secara umum dengan jumlah formasi masing-masing sekitar 32 ribuan,” tutupnya.

Sebelumnya, pada tahap pertama rekrutmen, BGN telah mengangkat sebanyak 2.080 pegawai yang resmi berstatus ASN per 1 Juli 2025. (Aye/sg)