Bupati Jombang Buka Grebeg Apem Tarhib Ramadhan 1447 H

Grebeg Apem Tarhib Ramadhan 1447 H, Warsubi Ajak Warga Jaga Persatuan dan Peduli Lingkungan

Share

SUARAGONG.COM – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan menggelar Grebeg Apem Tarhib Ramadhan 1447 Hijriyah/2026 Masehi di Alun-Alun Jombang, Kamis (12/2/2026). Kegiatan tahunan ini dibuka langsung oleh Bupati Jombang Warsubi didampingi Wakil Bupati Salmanudin Yazid.

Grebeg Apem Tarhib Ramadhan 1447 H, Warsubi Ajak Warga Jaga Persatuan dan Peduli Lingkungan

Dalam sambutannya, Warsubi menyampaikan bahwa Grebeg Apem atau Megengan merupakan tradisi budaya masyarakat Jombang yang rutin digelar sebagai bentuk rasa syukur sekaligus persiapan menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H.

“Megengan ini ditandai dengan pembagian apem kepada masyarakat sebagai simbol saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi,” ujarnya.

Ia juga mengajak umat Islam di Kabupaten Jombang untuk menyikapi perbedaan penetapan awal puasa secara bijak. Menurutnya, perbedaan adalah hal yang lumrah, namun persatuan dan kebersamaan tetap harus diutamakan.

“Perbedaan adalah hal yang lumrah, namun persatuan jauh lebih utama,” tegasnya.

Tak hanya itu, Warsubi turut menyoroti pentingnya pengelolaan sampah secara bijak dan berkelanjutan. Hal tersebut selaras dengan Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut terlibat dan bertanggung jawab dalam pengelolaan sampah secara lebih bijak dan berkelanjutan. Sesuai dengan arahan Presiden,” tuturnya.

Baca Juga : Tradisi Megah Grebeg Apem Jombang Meriahkan Sambut Bulan Suci Ramadan 2025

Diikuti 2.402 Siswa

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang Bambang Sriyadi melaporkan bahwa Grebeg Apem tahun ini diikuti 23 lembaga sekolah dengan total 2.402 siswa dan 291 guru pendamping. Kegiatan semakin meriah dengan arak-arakan satu mobil tumpeng besar dan tujuh tumpeng tossa. Serta pembagian 15.750 biji apem kepada masyarakat.

Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, TP PKK Kabupaten Jombang bersama Dinas Lingkungan Hidup juga menggelar Gerakan Sampah Sayang dengan membersihkan area kegiatan usai acara berlangsung.

Tradisi Megengan ini tidak hanya menjadi momentum menyambut Ramadhan, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan toleransi. Serta kepedulian terhadap lingkungan di tengah masyarakat. (Aye/sg)