SUARAGONG.COM – Pemerintah Kota Batu turut ambil bagian dalam Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I secara nasional yang menjadi bagian dari program Swasembada Pangan 2026. Meski belum memasuki masa panen, keikutsertaan Kota Batu dilakukan secara simbolis sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ketahanan pangan nasional.
Pemkot Batu Dukung Swasembada Pangan 2026 Lewat Panen Jagung Serentak Nasional
Kegiatan nasional tersebut diikuti Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, secara daring melalui Zoom Meeting dari Bumi Lumbung Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kamis (8/1/2026). Lokasi tersebut menjadi titik peninjauan dengan luas tanam jagung sekitar 1,6 hektare.
Jagung yang dikembangkan di Desa Pendem merupakan varietas Advan Jago dengan usia tanam kurang lebih tiga bulan. Tanaman tersebut diperkirakan baru siap dipanen pada Februari 2026. Sementara itu, pengembangan tanaman jagung di wilayah lain di Kota Batu dilakukan dengan luasan yang bervariasi, menyesuaikan kondisi lahan pertanian masing-masing kawasan.
Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto menegaskan bahwa keikutsertaan Pemkot Batu dalam Panen Raya Jagung Serentak bukan sekadar seremoni, melainkan wujud dukungan kebijakan dan pendampingan terhadap petani.
“Tanaman jagung di Kota Batu saat ini masih belum cukup umur untuk dipanen. Perkiraan panen baru dapat dilakukan pada Februari 2026. Kehadiran kami dalam kegiatan ini sebagai bentuk dukungan kebijakan serta pendampingan kepada petani,” ujar Heli.
Keterbatasan Lahan Jadi Tantangan
Ia juga mengakui bahwa keterbatasan lahan sawah menjadi tantangan tersendiri bagi sektor pertanian di Kota Batu. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Batu menetapkan Kecamatan Junrejo sebagai kawasan Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Guna menjaga keberlanjutan pertanian dan ketahanan pangan daerah.
Panen Raya Jagung Serentak ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat cadangan pangan. Khususnya komoditas jagung, baik untuk kebutuhan pangan maupun pakan. Program ini juga diarahkan untuk memastikan hasil panen petani dapat terserap dengan baik melalui Bulog.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wakapolres Batu, Kepala BPS Kota Batu, Kepala Dinas Pertanian Kota Batu, Camat Junrejo, serta Kepala Desa Pendem. Hal ini sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung program swasembada pangan nasional. (mf/aye/sg)