Desa Sumbercenteng Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Ayam Petelur

Desa Sumbercenteng Kabupaten Probolinggo tancap gas di 2026 lewat program ayam petelur untuk ketahanan pangan dan peningkatan PADes.

Share

SUARAGONG.COM – Tahun baru, strategi baru. Desa Sumbercenteng, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, membuka 2026 dengan langkah yang cukup relate dan realistis: nguatkan ketahanan pangan lewat ayam petelur. Desa Sumbercenteng Kabupaten Probolinggo tancap gas di 2026 lewat program ayam petelur untuk ketahanan pangan dan peningkatan PADes.

Awali 2026 dengan Telur Lokal: Desa Sumbercenteng Gaspol Ketahanan Pangan

Bukan wacana, tapi langsung aksi. Pemerintah desa ngebut mengembangkan peternakan ayam petelur sebagai program unggulan. Targetnya jelas: pangan aman, ekonomi warga jalan, dan desa makin mandiri.

Saat ini, Desa Sumbercenteng mengelola 570 ekor ayam petelur dari program desa. Ayam-ayam ini diproyeksikan mulai produktif sepanjang 2026, dan hasilnya bakal langsung berdampak ke desa.

Kenapa ayam petelur? Karena telur itu kebutuhan basic, pasarnya stabil, dan bisa jadi sumber pemasukan jangka panjang. Mulai dari kandang, pakan, sampai sistem pengelolaan, semuanya sudah disiapkan secara bertahap.

Dapat Backup 600 Ayam dari Dinas Pertanian

Nggak main sendiri, desa juga dapat dukungan 600 ekor ayam petelur dari Dinas Pertanian. Kalau digabung, total ayam petelur yang dikelola desa tembus lebih dari seribu ekor.

Kolaborasi ini bikin program ketahanan pangan Desa Sumbercenteng makin solid. Targetnya, produksi telur bisa jalan konsisten dan jadi roda ekonomi baru di tingkat desa.

Bukan Cuma Pangan, Tapi Nambah PADes

Kepala Desa Sumbercenteng, Ahmad Syaiful Adi Putra, menegaskan kalau program ini bukan sekadar soal makan, tapi juga soal masa depan desa.

“Target kami, ayam petelur dari program desa maupun bantuan Dinas Pertanian bisa segera produksi optimal. Hasilnya nanti jadi tambahan PADes,” ujarnya.

PADes yang naik artinya pembangunan desa bisa jalan terus tanpa harus nunggu bantuan dari luar.

Baca Juga : Arena Judi Sabung Ayam di Gedangan Dibakar Polisi

Infrastruktur Tetap Jalan, Warga Ikut Ngerasain

Soal pembangunan, desa juga nggak kendor. Sepanjang 2025, Sumbercenteng sudah menuntaskan:

  • Pengaspalan jalan desa
  • Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)
  • Bantuan irigasi dari Dinas PUPR

Salah satu warga penerima manfaat, Rusiyati, mengaku sangat terbantu.

“Dulu rumah kami kondisinya cukup memprihatinkan. Sekarang alhamdulillah sudah jauh lebih layak,” katanya.

Dari ayam petelur sampai infrastruktur, Desa Sumbercenteng nunjukkin kalau pembangunan desa itu soal konsistensi dan keberlanjutan. 2026 bukan cuma soal resolusi, tapi soal eksekusi. (Aye/sg)