Dishub Kota Malang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Jelang Lebaran 2026

Dishub Kota Malang mulai menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi kepadatan arus lalu lintas menjelang dan setelah Lebaran 2026.

Share

SUARAGONG.COMDinas Perhubungan Kota Malang mulai menyiapkan sejumlah langkah antisipasi menghadapi potensi kepadatan arus lalu lintas menjelang dan setelah Lebaran 2026. Meski belum menerima data terbaru dari Kementerian Perhubungan, pergerakan kendaraan dan manusia diprediksi minimal sama dengan tahun sebelumnya.

Dishub Kota Malang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Jelang Lebaran 2026

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa pihaknya memang belum melakukan perhitungan rinci terkait estimasi pergerakan tahun ini. Namun, data Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) tahun lalu sudah menjadi dasar awal dalam menyusun strategi pengaturan arus.

“Kami belum menghitung. Tapi berdasarkan tahun lalu, kami sudah punya LHR-nya, baik satuan kendaraan tiap jam,” ujarnya.

Hingga saat ini, Dishub juga belum menerima rilis resmi dari Kemenhub maupun kepolisian terkait estimasi pergerakan manusia, termasuk proyeksi pengguna kendaraan umum dan kendaraan pribadi selama masa mudik dan libur Lebaran.

“Biasanya ada rilis dari Kepolisian maupun Kementerian Perhubungan, lalu di-breakdown sampai tingkat kami. Untuk prediksi, minimal kami persiapkan sama dengan tahun lalu,” jelasnya.

Puncak Arus Lebaran

Berdasarkan analisis dan monitoring pada Lebaran sebelumnya. Puncak arus terjadi pada H-3 dan H+3. Bahkan, lonjakan tertinggi tercatat setelah hari raya. Karena adanya masa libur panjang yang dimanfaatkan masyarakat untuk beraktivitas di luar rumah.

“Pergerakannya padat saat H-3 dan H+3. Yang paling tinggi setelah Lebaran karena ada libur panjang. Banyak masyarakat berkunjung ke Kota Malang,” katanya.

Widjaja menambahkan, Kota Malang masih menjadi salah satu destinasi favorit saat libur Lebaran. Aktivitas warga didominasi belanja, wisata kuliner, hingga berburu oleh-oleh khas.

Selain arus mudik dan balik, peningkatan volume kendaraan diperkirakan sudah mulai terasa sepekan sebelum Lebaran, terutama di kawasan pusat perbelanjaan, pasar tradisional, dan mal.

Untuk itu, Dishub Kota Malang akan menyiapkan rekayasa lalu lintas serta memperkuat koordinasi lintas instansi guna memastikan kelancaran dan keamanan mobilitas masyarakat selama periode Lebaran 2026. (fat/aye/sg)