SUARAGONG.COM – Edufair 2026 Kabupaten Jombang resmi dibuka sebagai wadah pembimbingan bagi siswa SMA, SMK, dan MA dalam menentukan pilihan pendidikan tinggi yang tepat. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (BK) SMA, SMK, dan MA Kabupaten Jombang, bertempat di Gelora Abi As’ad UNIPDU, Selasa (20/1/2026).
Edufair 2026 Jombang Resmi Dibuka, Bimbing Siswa Tentukan Pendidikan Tinggi
Kegiatan Edufair 2026 diikuti oleh puluhan perguruan tinggi dan lembaga pendidikan. Baik negeri maupun swasta, yang memberikan informasi langsung kepada siswa. Khususnya terkait program studi, jalur masuk, hingga prospek masa depan.
Dorong Pendidikan yang Berdampak
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang. Di mana diwakili oleh Kasubbag Tata Usaha Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Ulil Mu’amar, menegaskan pentingnya Edufair sebagai bagian dari pendampingan siswa dalam merencanakan masa depan.
“Kegiatan ini sangat relevan dengan semangat Jatim Cerdas – Pendidikan Berdampak. Di mana pendidikan tidak hanya berorientasi pada kelulusan. Tetapi benar-benar memberi dampak nyata bagi kehidupan peserta didik,” ujarnya.
Ia juga menekankan peran strategis guru BK dalam mendampingi siswa menentukan arah hidupnya. Menurutnya, guru BK tidak hanya membantu memilih jurusan, tetapi juga membimbing siswa agar mengambil keputusan secara sadar dan bertanggung jawab.
“Guru BK adalah pendamping yang membantu siswa tidak hanya memilih jurusan, tetapi memilih arah hidup secara sadar dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Baca Juga : Kejuaraan Pencak Silat Jombang Diikuti 1.235 Atlet Muda
Diikuti 75 Perguruan Tinggi
Sementara itu, Ketua Panitia Edufair 2026, Nur Hasan Efendi, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 75 perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Ia berharap Edufair dapat menjadi ruang dialog langsung antara siswa dan perguruan tinggi untuk memperoleh informasi yang akurat dan inspiratif.
“Kegiatan ini kami laksanakan selama dua hari, mulai 20 hingga 21 Januari 2026. Dari tahun ke tahun, animo siswa-siswi Jombang untuk hadir di Edufair terus meningkat,” paparnya.
Hasan juga mengungkapkan bahwa persiapan kegiatan telah dilakukan sejak Oktober 2025 melalui berbagai koordinasi agar pelaksanaan Edufair berjalan optimal.
“Harapannya, siswa-siswi yang hadir tidak sekadar berkunjung, tetapi benar-benar mencari dan menggali informasi untuk menentukan masa depan mereka,” pungkasnya. (Ale)