Korupsi Kuota Haji ‘Makan’ Duit Negara Rp622 Miliar!

Kasus dugaan korupsi kuota haji 2024 yang ditangani KPK menjerat mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas

Share

SUARAGONG.COM –  Gengs, ada update terbaru nih dari kasus korupsi kuota haji yang lagi ramai. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru aja ngerilis angka final kerugian negara, dan jumlahnya nggak main-main: Rp622 Miliar!

KPK Ketok Palu: Kerugian Negara Korupsi Kuota Haji Tembus Rp622 Miliar

Angka ini keluar setelah diaudit sama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Meskipun sebelumnya sempat ada estimasi kalau kerugiannya nyampe Rp1 Triliun, tapi hasil final dari auditor BPK inilah yang bakal jadi pegangan resmi buat proses hukum selanjutnya.

Kenapa Angkanya Berubah?

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, jelasin kalau perhitungan detailnya itu emang ranahnya auditor BPK. Metodologinya bakal dikupas tuntas nanti pas di persidangan. Jadi, angka Rp622 Miliar ini yang bakal dipakai buat nentuin berapa uang pengganti yang harus dibayar sama para tersangka.

Siapa Lagi yang Bakal “Nyusul”?

Setelah mantan Menteri Agama periode 2020-2024, Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut), udah ditahan duluan, sekarang radar KPK lagi ngarah ke Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex (Stafsus Menaga).

  • Status Gus Alex: Udah dipanggil buat minggu depan.
  • Next Step: KPK bakal terus ngelengkapin bukti buat nyari tahu siapa aja pihak swasta yang ikut “kecipratan” aliran dana ini.

Baca Juga :Sidang Korupsi Chromebook Nadiem Makarim Makin Panas

Reminder: Kuota Haji Itu Punya Negara!

KPK juga sekalian ngasih edukasi nih, kalau kuota haji itu adalah alokasi resmi dari Pemerintah Arab Saudi buat Pemerintah Indonesia. So, pengelolaannya itu murni tanggung jawab negara, bukan buat mainan oknum-oknum tertentu.