HPSN 2026: Warga Batu Bersihkan Sampah di Pasar Induk Among Tani

Ribuan warga Kota Batu turun tangan membersihkan sampah di Pasar Induk Among Tani dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 (Mf)

Share

SUARAGONG.COM — Ribuan warga Kota Batu turun tangan membersihkan sampah di Pasar Induk Among Tani dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026, Jumat (13/2/2026). Aksi bertema “Kolaborasi untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah)” ini dikemas dalam kegiatan “Greenation Goes to Pasar Induk Among Tani”.

Ribuan Warga Batu Bersihkan Sampah di Pasar Induk Among Tani Peringati HPSN 2026

Kegiatan yang digelar Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu tersebut meliputi aksi pungut sampah massal dan penanaman pohon di seluruh area pasar sejak pagi hari.

Libatkan ASN, TNI-Polri hingga Pelajar

Ribuan peserta dari berbagai unsur ikut ambil bagian, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Batu, anggota TNI-Polri. Hingga ratusan pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK sederajat.

Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, bersama jajaran perangkat daerah juga turun langsung membaur dengan peserta. Mereka menyebar ke seluruh zona pasar, mulai dari zona 1 hingga 9.

Kegiatan diawali pukul 07.00 WIB dengan senam bersama, dilanjutkan apel persiapan yang dipimpin Wakil Wali Kota. Sebelum peserta bergerak melakukan aksi bersih-bersih.

“Kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi gerakan lintas generasi,” ujar Heli.

Pungut Sampah Dikemas Jadi Lomba untuk Pelajar

Kepala DLH Kota Batu, Dian Fachroni Kurniawan, menjelaskan bahwa khusus pelajar, kegiatan pungut sampah dikemas dalam bentuk lomba dengan hadiah menarik. Langkah ini diharapkan dapat menanamkan kepedulian lingkungan sejak usia dini.

“Harapannya kegiatan ini akan menjadi habituasi ramah ekologi bagi generasi Kota Batu ke depan,” jelasnya.

Selain aksi massal, Pemerintah Kota Batu juga telah menyiapkan sistem kebersihan rutin di pasar tersebut. Sebanyak 45 tenaga kebersihan dikerahkan setiap hari sejak November 2023.

Petugas yang merupakan tenaga outsourcing dari PT Alumada Artha Prima itu seluruhnya warga asli Kota Batu. Mereka bekerja mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB dan ditempatkan di 22 titik strategis, seperti tangga, lorong kios, dan area umum.

Keberadaan petugas kebersihan ini diharapkan mampu menjaga kenyamanan pengunjung. Sekaligus meningkatkan citra Pasar Induk Among Tani sebagai pusat perdagangan dan destinasi belanja di Kota Batu.

Imbauan Jaga Kebersihan Bersama

Meski fasilitas kebersihan telah tersedia, Pemkot Batu tetap mengimbau pedagang dan pengunjung untuk turut menjaga kebersihan lingkungan pasar.

Kolaborasi seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi kunci mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah sesuai semangat HPSN 2026.

Dengan aksi massal ini, diharapkan kesadaran menjaga lingkungan tidak hanya muncul saat peringatan. Tetapi menjadi kebiasaan sehari-hari masyarakat Kota Batu. (mf/aye)