Isu Viral Gus Idris, Kuasa Hukum Tegaskan Tidak Ada Pelecehan Seksual

Kuasa Hukum Gus Idris Bantah Tuduhan Viral di Medsos: Dugaan Pelecehan hingga Upah Talent

Share

SUARAGONG.COM – Idris Al-Marbawy atau yang akrab disapa Gus Idris akhirnya angkat bicara terkait isu yang viral di media sosial mengenai dugaan pelecehan seksual serta persoalan upah talent yang disebut belum terbayarkan.

Kuasa Hukum Gus Idris Bantah Tuduhan Viral di Medsos: Dugaan Pelecehan hingga Upah Talent

Melalui kuasa hukumnya, Guntur Putra Abdi Wijaya, S.H., Gus Idris menegaskan bahwa seluruh tudingan yang beredar di media sosial tersebut tidak benar.

Guntur menyampaikan bahwa Gus Idris merupakan sosok ulama bersahaja sekaligus konten kreator profesional yang selama ini bekerja sesuai prosedur.

“Terkait masalah yang viral itu tidak benar. Adanya broadcast yang menggiring suatu opini seolah terjadi pelecehan seksual, termasuk dugaan wanprestasi antara staf dengan agen dan talent. Kalau talent itu urusannya dengan agen, sementara kami berurusan dengan agen. Untuk staf sendiri sudah diberhentikan, sehingga permasalahan ini sejatinya masih sebatas dugaan,” ujar Guntur, Kamis (5/2/2026).

Minta Publik Tak Mudah Percaya Isu

Guntur juga menyayangkan adanya penggiringan opini di media sosial yang dinilai mengarah pada pencemaran nama baik kliennya. Ia mengimbau masyarakat agar tidak langsung mempercayai informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya.

“Saya harap masyarakat tidak mudah percaya pada penggiringan opini seperti itu. Kalau memang yang menyebarkan informasi memiliki bukti, tentu sudah melapor ke kepolisian. Tapi sejauh ini belum ada laporan terkait dugaan pelecehan seksual tersebut,” tegasnya.

Baca Juga : Viral Jule Buka Suara dan Minta Maaf ke Na Daehoon

Gus Idris Siap Ikuti Proses Hukum

Lebih lanjut, Guntur menegaskan bahwa Gus Idris siap mengikuti proses hukum apabila memang ada laporan resmi. Namun, ia meminta agar setiap tuduhan harus didasarkan pada bukti yang kuat.

“Nanti kita ikuti saja prosesnya seperti apa. Kalau Gus Idris memang terbukti bersalah, seharusnya sudah ada laporan. Gus Idris ini orang yang taat hukum. Kita tunggu perkembangannya, dan kalau ada hal lain, kami siap melakukan langkah hukum lanjutan,” pungkasnya. (nif/sg)