SUARAGONG.COM – Jawa Timur Park Group (JTP Group) genap memasuki usia seperempat abad dalam perjalanan membangun industri pariwisata nasional. Mengusung tema “Berkarya untuk Bangsa”, pengelola destinasi wisata terbesar di Kota Batu ini terus berkomitmen menghadirkan inovasi di sektor pariwisata melalui berbagai proyek baru yang menggabungkan hiburan, edukasi, dan teknologi modern.
Menuju Seperempat Abad Berkarya Jawa Timur Park Group
Perjalanan panjang JTP Group dimulai dari berdirinya Jatim Park 1 pada tahun 2001. Dari sebuah taman rekreasi edukatif, kini kawasan tersebut berkembang menjadi ekosistem pariwisata terpadu yang mencakup berbagai theme park, museum, hingga kawasan konservasi satwa yang dikenal luas oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.
Direktur Utama Jawa Timur Park Group, Suryo Widodo mengatakan sejak awal JTP Group dibangun dengan visi menghadirkan destinasi wisata yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan nilai edukasi serta pelestarian budaya.
“Fokus kami bukan sekadar membangun destinasi wisata, tetapi juga membangun kebanggaan melalui edukasi, konservasi satwa dan pelestarian budaya,” ujarnya, Selasa (10/3/2026).
Siapkan Museum Mega Science Center
Memasuki fase pengembangan baru, JTP Group menyiapkan sejumlah proyek strategis yang akan diluncurkan secara bertahap pada 2026 hingga 2027.
Salah satu proyek utama adalah pembangunan Museum Mega Science Center dan Budaya yang berada di kawasan Jatim Park 1.
Manager Marketing and Public Relations JTP Group, Titik S. Arianto menjelaskan museum tersebut dirancang sebagai pusat edukasi modern yang menggabungkan sejarah peradaban Nusantara dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi masa depan.
“Konsepnya menggabungkan unsur sains, budaya, serta teknologi seperti artificial intelligence dan robotika. Saat ini progres pembangunannya sudah sekitar 50 persen dan ditargetkan bisa dibuka untuk umum pada pertengahan 2026,” jelasnya.
Bangun Akuarium Modern Berskala Besar
Selain museum sains, JTP Group juga tengah menyiapkan pembangunan akuarium modern berskala besar yang diharapkan menjadi salah satu destinasi wisata edukasi kelautan terbesar di Jawa Timur.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi pengembangan destinasi wisata berbasis edukasi sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata Kota Batu.
Perkuat Akomodasi Wisata
Tak hanya fokus pada wahana rekreasi, JTP Group juga memperkuat fasilitas penunjang melalui pengembangan sektor akomodasi.
Beberapa proyek hotel yang tengah disiapkan antara lain Heliconia Hotel di kawasan Jatim Park 1 serta 1979 Social Hotel di Jatim Park 2 yang mengusung konsep penginapan ekonomis untuk wisatawan keluarga maupun generasi muda.
Sementara di kawasan Jatim Park 3, manajemen juga merencanakan pembangunan Hotel Tertawa sebagai tambahan fasilitas akomodasi bagi wisatawan.
Siapkan Tourism Service Center
Selain proyek baru, JTP Group juga melakukan pengembangan destinasi yang telah ada.
Manajemen merencanakan pembangunan Tourism Service Center yang akan berfungsi sebagai pusat informasi bagi pengunjung di kawasan wisata Jawa Timur Park.
Selain itu, akan dibangun pula Batu Sport Center berkapasitas sekitar 4.000 orang yang ditargetkan memenuhi standar internasional. Dan mampu menarik berbagai event olahraga maupun kegiatan internasional ke Kota Batu.
Baca Juga : Pengundian “Keliru” dan Peluncuran Tiga Wahana Baru Jatim Park Berlangsung Meriah
Hadirkan Wahana Baru Setiap Tahun
Pada momentum libur Idulfitri tahun ini, JTP Group juga menghadirkan wahana baru Lebaran Coaster di area Carnival Jatim Park 3. Ke depan, manajemen menargetkan menghadirkan tiga wahana baru setiap tahun di seluruh destinasi yang mereka kelola.
Melalui berbagai pengembangan tersebut, JTP Group berharap dapat terus berkontribusi terhadap pertumbuhan sektor pariwisata di Kota Batu. Sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta destinasi wisata dunia.
“Kami tidak hanya membangun tempat wisata. Kami ingin membangun masa depan pariwisata Indonesia. Semua ini bisa terwujud berkat sinergi banyak pihak,” pungkas Suryo Widodo.