SUARAGONG.COM – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memenuhi undangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama para pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Silaturahmi Presiden Prabowo dan Ormas Islam, Khofifah Optimistis Bangun Harmoni Nasional
Usai mengikuti pengarahan Presiden Prabowo dalam forum tersebut, Khofifah yang juga Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU menyampaikan optimismenya bahwa pertemuan lintas ormas ini menjadi momentum penting untuk memperkuat harmoni sosial. Demi terwujudnya bangsa Indonesia yang damai dan tentram.
Dorong Harmonisasi Kehidupan Berbangsa
Khofifah menilai kehadiran para tokoh ormas keagamaan Islam memiliki kontribusi besar. Terutama dalam membangun harmonisasi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Pertemuan ini sangat positif menurut saya. Betapa Bapak Presiden Prabowo menyiapkan waktu untuk melakukan silaturahmi dan dialog dengan berbagai pihak. Seperti lintas ormas, tokoh pesantren, serta tokoh Islam di Indonesia,” tegas Khofifah.
Ia juga menambahkan bahwa semakin intens silaturahmi dilakukan, maka akan semakin baik dampaknya bagi persatuan bangsa.
“Silaturahim ini bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Terlebih seperti sekarang ini bersama Bapak Presiden Prabowo,” ungkapnya.
Sinergi Program Strategis Nasional
Khofifah menyebut, para pimpinan lintas organisasi kemasyarakatan Islam selama ini telah berperan aktif dalam berbagai program strategis nasional. Salah satunya implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selain itu, kontribusi juga terlihat melalui keterlibatan wali asuh dan wali asrama untuk Sekolah Rakyat (SR) di berbagai daerah. Khususnya di Jawa Timur. Sinergi lainnya turut terbangun dalam penguatan ketahanan pangan bersama pemerintah.
Menurut Khofifah, kolaborasi lintas ormas ini menjadi modal sosial penting untuk mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Siap Rumuskan Plan of Action Bersama
Khofifah meyakini, pertemuan tersebut akan menghasilkan langkah-langkah konkret yang dituangkan dalam plan of action bersama. Sehingga memberikan dampak nyata bagi bangsa, negara, dan masyarakat.
“Pertemuan ini Insya Allah akan menjadi pertemuan yang produktif antara pimpinan lintas organisasi kemasyarakatan Islam dengan Presiden Prabowo di Istana Negara Jakarta,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Menteri Agama, Menteri PPPA, Menteri Sosial, Menteri ATR/BPN, Ketua MUI, PBNU, PP Muhammadiyah, hingga para pimpinan pondok pesantren. (Wahyu/Aye/sg)