Lawan Mafia BBM, Gus Fawait Perketat Rekomendasi Subsidi

Lawan Mafia BBM, Gus Fawait Perketat Rekomendasi Subsidi untuk Petani dan Nelayan

Share

SUARAGONG.COM – Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk melindungi hak masyarakat kecil terkait distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi. Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan pihaknya akan memperketat pengawasan untuk mencegah praktik penyalahgunaan BBM subsidi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Lawan Mafia BBM, Gus Fawait Perketat Rekomendasi Subsidi untuk Petani dan Nelayan

Hal tersebut disampaikan Gus Fawait saat berbincang dengan awak media pada Minggu dini hari (15/3/2026). Menurutnya, BBM subsidi seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan, seperti petani dan nelayan.

“Ini menyangkut nasib rakyat kecil. Kami akan memperketat lagi penerbitan surat rekomendasi BBM subsidi agar benar-benar tepat sasaran,” ujar Gus Fawait.

Ia menilai praktik penyelewengan BBM subsidi tidak hanya merugikan negara, tetapi juga berdampak langsung pada masyarakat yang menggantungkan aktivitas ekonominya pada bahan bakar tersebut.

Karena itu, Pemkab Jember akan meningkatkan pengawasan mulai dari proses administrasi hingga penyaluran kepada penerima manfaat.

Selain langkah penindakan terhadap penyalahgunaan BBM subsidi, Gus Fawait juga mengajak jajaran pemerintah daerah untuk memberikan contoh dalam penggunaan energi secara lebih efisien.

Penggunaan Kendaraan Dinas Berlebihan

Ia meminta para pejabat di lingkungan Pemkab Jember untuk mengurangi penggunaan kendaraan dinas secara berlebihan. Terutama ketika menghadiri kegiatan yang sama.

“Kalau ada acara dinas dengan tujuan yang sama, kita upayakan berangkat bersama dalam satu kendaraan. Ini cara sederhana untuk menghemat penggunaan BBM,” jelasnya.

Menurut Gus Fawait, langkah tersebut juga menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap upaya pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas subsidi energi.

Ia berharap kebijakan tersebut tidak hanya meningkatkan efisiensi di lingkungan pemerintahan, tetapi juga memastikan bahwa BBM subsidi benar-benar dapat dinikmati oleh masyarakat yang berhak, khususnya petani dan nelayan di Kabupaten Jember. (ADV/Rio/Aye)