SUARAGONG.COM – Pernah kepikiran nggak sih dari mana asal telur yang kamu makan tiap pagi? Kalau kamu tinggal di Kota Malang, kemungkinan besar telur itu bukan produk “asli” anak kota. Ternyata, Kota Malang masih punya PR besar soal mandiri pangan, khususnya buat urusan telur ayam yang masih impor dari daerah tetangga.
Malang Masih “Impor” Telur, Stok Kota Malang Bergantung ke Tetangga
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, Slamet Husnan, blak-blakan kalau produksi lokal kita emang belum kuat buat nge-cover kebutuhan warga yang bejibun.
Wonokoyo Jadi “Garda Terdepan” (Tapi Belum Cukup)
Pusat peternakan ayam petelur di Kota Malang sebenarnya ada di wilayah Wonokoyo. Tapi sayangnya, jumlahnya masih bisa dihitung jari:
- Cuma ada sekitar 9 kandang.
- Isinya variatif, ada yang cuma 2.500 ekor sampai yang paling banyak 9.000 ekor ayam per kandang.
Karena kapasitasnya yang “minimalis” ini, mau nggak mau pasokan telur harus didatangkan dari daerah lain (biasanya dari Kabupaten Malang atau Blitar yang emang jagonya telur).
Update Harga Pasar: Telur Kampung vs Broiler
Pak Slamet juga spill harga terkini di pasar biar kamu nggak kaget pas belanja:
- Telur Ayam Kampung: Rp60.000/kg (Wah, harganya sekelas fine dining ya!).
- Telur Ayam Ras (Broiler): Rp29.000/kg (Masih stabil, tapi ya itu… stoknya masih disubsidi daerah lain).
Bukan cuma telur, nasib ayam pedaging juga 11-12. Di Malang cuma ada sekitar 5 lokasi peternakan dengan kapasitas 3.000 sampai 6.000 ekor aja.
Kenapa Ini Penting Buat Kita?
Isu ini sebenarnya kasih kode kalau peluang bisnis peternakan urban di Malang itu masih terbuka lebar banget. Selama kita masih bergantung sama pasokan luar, harga telur bakal gampang “goyang” kalau ada masalah distribusi di jalan.
Dispangtan sendiri masih perlu ngecek lagi “Neraca Pangan” buat liat angka pasti seberapa besar sebenernya lubang kebutuhan telur kita. Tapi yang jelas, buat kamu yang pengen investasi, sektor pangan ini bener-bener nggak ada matinya!
Stay Healthy dengan protein cukup ya gaes! (Aye/sg)