No More Scrolling Ya Adek: Surabaya Gaspol Dukung Larangan Medsos Untuk Anak

Akses media sosial (medsos) resmi bakal di-gatekeep buat anak-anak surabaya kita yang umurnya di bawah 16 tahun

Share

SUARAGONG.COM – Wahai kaum doomscrolling, ada info major nih! Per 28 Maret 2026 nanti, akses media sosial (medsos) resmi bakal di-gatekeep buat anak-anak surabaya kita yang umurnya di bawah 16 tahun. Kebijakan ini nggak main-main karena tertuang dalam Permen Komdigi No. 9 Tahun 2026. Intinya? Strictly no account buat bocil di bawah umur!. Larangan Medsos anak ini juga dapat kiblat di Surabaya!

Fix! No More Scrolling Buat Bocil: Surabaya Gaspol Dukung Larangan Medsos Anak Under 16 Tahun

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, langsung kasih green flag dan dukungan penuh. Ternyata, Surabaya emang udah one step ahead soal ginian. Sebelum pusat bikin aturan, Pemkot Surabaya udah duluan nerapin pembatasan gadget di sekolah.

Bye-Bye Toxic Content & Hoax!

“Kita udah gerak duluan soal pembatasan medsos ini. Fokusnya dua hal: filter konten negatif yang nggak jelas, sama ngelindungi mental remaja kita,” kata Cak Eri, Rabu (11/3/2026).

Menurut beliau, kalau medsos dibatasi, anak-anak nggak bakal gampang kemakan hoax atau konten brainrot yang nggak berfaedah. Harapannya, circle digital anak Surabaya isinya cuma info-info yang edukatif dan positive vibes doang.

“Semoga dengan aturan ini, warga Surabaya—khususnya anak muda—otaknya nggak ‘terpolusi’ berita palsu. Ambil yang positif aja biar hidup makin berkah,” tambah beliau.

Baca Juga : No More Bocil Kematian! DPRD Jatim Dukung Pembatasan Platform Digital Buat Anak

Digital Mindfulness itu Wajib!

Cak Eri juga ngingetin kalau medsos itu double-edged sword. Kalau salah filter, bisa kena mental hit gara-gara konten negatif. Makanya, beliau minta kita semua buat lebih dewasa dan bijak pas log-in.

Gak cuma buat SD dan SMP aja yang emang udah dipantau ketat sama Pemkot, target selanjutnya adalah anak SMA/SMK lewat gerakan Kampung Pancasila. Biar semuanya makin solid!

Baca Juga : Fasilitas Negara Bukan Buat Mudik, Mobil Pemkot Surabaya Wajib Diparkir

Gak Bisa Solo Career, Butuh Tim!

Eits, tapi jangan cuma ngandelin pemerintah doang ya. Cak Eri negasin kalau ini tuh teamwork.

“Pemerintah nggak bisa carry sendiri. Perlu bantuan orang tua, lingkungan, sama kalian semua. Ayo jaga Surabaya biar tetep asik, penuh dedikasi, dan religius!” pungkasnya. (Wahyu/Aye/Sg)