SUARAGONG.COM – Stres dan depresi menjadi masalah kesehatan mental yang semakin umum di tengah kehidupan modern yang serba cepat dan penuh tekanan.
Banyak orang mencari solusi instan seperti berselancar di media sosial atau makan berlebihan, namun hal ini justru dapat memperburuk kondisi.
Alternatif yang lebih sehat dan efektif adalah olahraga. Aktivitas fisik terbukti mampu mengurangi stres dan depresi, memberikan dampak positif bagi kesehatan mental dan fisik.
Mekanisme Olahraga dalam Mengatasi Stres dan Depresi
Ketika stres melanda, tubuh melepaskan hormon kortisol dan adrenalin, memicu respons “lawan atau lari”. Jika kondisi ini berlangsung lama, dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk gangguan tidur, kecemasan, dan perubahan suasana hati. Olahraga berperan sebagai penyeimbang.
Baca Juga: Apa Sih Burnout Itu? Kenali Tandanya Sebelum Stres!
Aktivitas fisik membantu mengurangi kadar kortisol, meningkatkan produksi endorfin (hormon kebahagiaan), dan meningkatkan serotonin serta dopamin, yang berperan dalam mengatur suasana hati.
Dengan demikian, kegiatan ini dapat membantu menenangkan pikiran dan meningkatkan mood secara alami. Penelitian dari Journal of Psychiatric Research bahkan menunjukkan bahwa olahraga sama efektifnya dengan terapi atau obat antidepresan untuk mengatasi depresi ringan hingga sedang.
Selain itu, olahraga juga meningkatkan kualitas tidur, kepercayaan diri, dan energi, sehingga membantu individu mengatasi berbagai gejala stres dan depresi.
Jenis Olahraga dan Durasi yang Direkomendasikan
Tidak semua olahraga cocok untuk semua orang. Penting untuk memilih jenis yang sesuai dengan minat dan kemampuan fisik masing-masing.
Beberapa pilihan olahraga yang efektif untuk mengatasi stres dan depresi antara lain: yoga (menenangkan pikiran melalui gerakan dan pernapasan), jalan kaki atau lari (meningkatkan mood dan mengurangi stres).
Baca Juga: 5 Manfaat Journaling bagi Kesehatan Mental
Kemudian ada bersepeda (menyegarkan pikiran dan baik untuk jantung), angkat beban (meningkatkan endorfin dan kepercayaan diri), dan berenang (rileksasi otot dan pikiran).
Para ahli merekomendasikan olahraga selama 30 menit per hari, minimal 3-5 kali seminggu. Bagi yang memiliki waktu terbatas, olahraga dapat dibagi menjadi sesi-sesi pendek, misalnya 10 menit tiga kali sehari.
Kuncinya adalah konsistensi dan memilih aktivitas yang dinikmati. Dengan rutin berolahraga, individu dapat meningkatkan kesehatan mental dan fisik, serta menjalani hidup yang lebih seimbang dan bahagia. (Cld/PGN)
Baca Juga Artikel Berita Lain dari Suaragong di Google News