Pasar Takjil Kantor Pos Kepanjen: Surga Takjil Arek Panjen

Pasar Takjil Kantor Pos Kepanjen menjadi favorit warga selama Ramadan. Meski ramai menjelang sore, pedagang mengeluhkan cuaca tak tentu

Share

SUARAGONG.COM – Pasar Takjil di depan Kantor Pos Kepanjen, Jalan Kawi No. 19, Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen, kembali menjadi magnet warga untuk ngabuburit selama Ramadan. Tempat ini sudah bertahun-tahun dikenal sebagai pusat berburu aneka jajanan buka puasa bagi “arek-arek Panjen”.

Cuaca Tak Menentu, Pedagang Pasar Takjil Kantor Pos Kepanjen Terdampak

Bagi warga setempat, rasanya ada yang kurang jika Ramadan tidak mampir ke pasar takjil ini. Setiap sore, kawasan tersebut berubah menjadi lautan manusia yang berburu hidangan berbuka — mulai dari lauk pauk matang, jajanan manis, hingga minuman segar pelepas dahaga.

Pilihan kulinernya pun beragam. Pengunjung bisa menemukan menu berat untuk berbuka, camilan pendamping, kue tradisional, hingga aneka es dan jus dingin dengan es batu yang menggoda di tengah cuaca panas.

Saat peninjauan di lokasi, sempat turun gerimis yang membuat suasana agak lengang. Namun menjelang pukul 16.00 WIB, cuaca berangsur cerah dan warga mulai berdatangan secara berbondong-bondong.

Penjual Kebab dan Roti Maryam di Pasar Takjil Kantor Pos Kepanjen (aye)

Berharap Hujan Segera Berhenti

Meski tetap ramai, kondisi cuaca yang tidak menentu ternyata menjadi keluhan tersendiri bagi para pedagang. Beberapa di antaranya mengaku dagangan tidak selaris biasanya karena hujan membuat pembeli enggan keluar rumah.

“Kalau hujan, pembeli berkurang jauh. Padahal di momen puasa seperti ini biasanya keuntungan bisa dua sampai empat kali lipat,” ungkap salah satu pedagang.

Pedagang makanan matang menjadi pihak yang paling terdampak. Berbeda dengan jajanan kering yang bisa disimpan, lauk siap santap harus habis di hari yang sama sehingga risiko kerugian lebih besar jika penjualan menurun.

Meski begitu, para pedagang tetap berharap cuaca membaik agar suasana pasar kembali ramai seperti tahun-tahun sebelumnya. Pasar Takjil ini sendiri masih menjadi salah satu destinasi wajib ngabuburit warga Kabupaten Malang setiap Ramadan — tempat berburu rasa, tradisi, sekaligus kebersamaan menjelang waktu berbuka. (Aye/sg)