Pemerintah Dorong Digitalisasi Desa untuk Percepatan Ekonomi Digital

(sumber : ANTARA)

Share

SUARAGONG.COM – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat konektivitas digital di desa-desa untuk mendukung perkembangan ekonomi digital berbasis daerah. Menurutnya, digitalisasi di tingkat desa akan menjadi motor penggerak penting dalam memperluas inklusi teknologi hingga ke pelosok.

Salah satu strategi utama yang diutamakan adalah memperkuat kerja sama dengan pelaku industri, terutama operator seluler. “Kita akan berdiskusi dengan operator seluler untuk memastikan wilayah-wilayah tertentu, terutama kawasan komersial, memiliki infrastruktur pendukung seperti tower untuk memperkuat sinyal internet,” ujar Nezar dalam pernyataan resminya, Sabtu (4/1).

Desa Tambak Kalisogo sebagai Percontohan Desa Digital

Salah satu desa yang menjadi model digitalisasi adalah Desa Tambak Kalisogo di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Desa ini telah memanfaatkan teknologi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, terutama di sektor perikanan. Sebagai proyek percontohan digitalisasi di Sidoarjo, desa ini dinilai mampu meningkatkan produktivitas warga melalui integrasi teknologi.

Nezar menyoroti pentingnya optimalisasi fasilitas yang sudah ada untuk mendukung pelayanan publik dan aktivitas ekonomi di desa. “Digitalisasi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa, termasuk menjaga produktivitas tambak melalui teknologi yang tepat,” tambahnya.

Teknologi untuk Produktivitas Desa

Salah satu teknologi yang menjadi fokus adalah penggunaan CCTV. Selain untuk memantau keamanan, CCTV dapat digunakan untuk memonitor kondisi tambak dan komoditas yang dibudidayakan secara real-time. “CCTV ini bukan hanya soal keamanan, tetapi juga untuk memantau proses produktif seperti tambak. Kita bisa perluas fungsinya agar mendukung aktivitas ekonomi desa,” jelas Nezar.

Dalam kunjungannya ke Desa Tambak Kalisogo pada Jumat (3/1), Nezar juga menerima masukan dari masyarakat terkait keberadaan area blank spot yang menghambat akses internet di beberapa titik. Menanggapi hal ini, ia menegaskan pemerintah akan berupaya memperbaiki infrastruktur digital di desa tersebut.

Baca juga : Gunungsari Sebagai Desa Wisata Digital Berkelas Dunia

Dukungan SATRIA-1 untuk Infrastruktur Digital

Sebagai langkah konkret, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital akan memanfaatkan Satelit Republik Indonesia-1 (SATRIA-1) untuk memperbaiki konektivitas di desa-desa digital. “Kami akan kirimkan ground segment di lokasi-lokasi yang membutuhkan. Jika diperlukan dua titik, kami akan sediakan dua titik,” ungkap Nezar.

Melalui langkah ini, pemerintah berharap dapat mendorong transformasi digital yang lebih merata di seluruh Indonesia, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa. (acs)

 

 

Baca berita terupdate kami lainnya melalui google news