SUARAGONG.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo meraih predikat Terbaik II se-Jawa Timur dalam pengelolaan Kinerja Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun 2025. Penghargaan ini menjadi bukti komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang akuntabel serta mendukung percepatan pembangunan.
Pemerintah Kabupaten Probolinggo Raih Terbaik II Pengelolaan DAK Fisik se-Jawa Timur
Capaian tersebut menegaskan konsistensi Kabupaten Probolinggo dalam mengelola anggaran secara transparan dan bertanggung jawab. Di tengah tuntutan efisiensi dan percepatan pembangunan, pengelolaan DAK Fisik menjadi instrumen penting untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.
Indikator Penilaian dan Kinerja Tinggi
Penilaian kinerja DAK Fisik didasarkan pada sejumlah indikator, antara lain ketepatan waktu pelaporan, tingginya realisasi anggaran, serta kepatuhan terhadap regulasi. Dalam clustering Kinerja DAK Fisik Pemerintah Daerah se-Jawa Timur periode 2021–2025, Kabupaten Probolinggo masuk dalam Cluster 1 (hijau) yang menunjukkan kinerja sangat tinggi dan stabil.
Stabilitas tersebut menjadi indikator bahwa sistem pengelolaan yang diterapkan berjalan secara sistematis dan terkontrol. Sinergi antara perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban keuangan dinilai mampu menjaga disiplin administrasi serta kepatuhan terhadap aturan.
Penghargaan Diserahkan di Kanwil DJPb Jatim
Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur Saiful Islam kepada perwakilan Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Probolinggo.
Penyerahan dilakukan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema optimalisasi pengelolaan keuangan daerah di Aula Majapahit Kanwil DJPb Provinsi Jawa Timur, Gedung Keuangan Negara Surabaya, Kamis (12/2/2026).
Momentum tersebut menjadi ajang refleksi sekaligus evaluasi bersama antar pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan agar semakin adaptif terhadap dinamika pembangunan.
Baca Juga : Baznas Kabupaten Probolinggo Sosialisasikan Program 2026
Komitmen Tingkatkan Prestasi
Kepala BPPKAD Kabupaten Probolinggo, Kristiana Ruliani, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut dan berharap prestasi ini dapat terus ditingkatkan.
“Alhamdulillah atas pencapaian ini. Semoga di tahun 2026 tetap dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan menjadi Terbaik I untuk Kabupaten Probolinggo SAE,” ujarnya.
Predikat Terbaik II dinilai sebagai pijakan untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, baik dari sisi perencanaan, penyerapan anggaran, maupun akuntabilitas pelaporan. Penguatan pengawasan internal, peningkatan kapasitas SDM, serta optimalisasi teknologi informasi menjadi langkah strategis dalam menjaga kualitas tata kelola.
Perkuat Posisi sebagai Daerah Akuntabel
Prestasi ini semakin memperkuat posisi Kabupaten Probolinggo sebagai daerah dengan pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel dan berorientasi pada hasil, sejalan dengan visi Probolinggo SAE (Sejahtera, Amanah-Religius dan Eksis Berdaya Saing).
Pengelolaan DAK Fisik yang baik berdampak langsung pada efektivitas pembangunan daerah. Dana dari pemerintah pusat dapat dimanfaatkan maksimal untuk mendukung pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan sektor strategis lainnya.
Dengan tata kelola yang akuntabel, masyarakat memperoleh jaminan bahwa setiap anggaran yang digunakan telah melalui proses perencanaan dan pelaporan yang jelas. Transparansi tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
Capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Pemkab Probolinggo untuk terus menjaga konsistensi kinerja dan mendorong percepatan pembangunan yang berkelanjutan.