SUARAGONG.COM – Pernah nggak kamu ngebayangin kalau kamu bawa Rp1 juta ke negara lain terus tiba-tiba jadi miliarder karena nilai uangnya amblas? Itu bukan meme ini real banget terjadi di Iran akhir-akhir ini karena rial Iran rontok banget. Cerita ini viral di berita internasional dan bikin banyak orang pada pusing mikir kok bisa sih mata uang satu negara anjlok sedalam ini?
Kenapa Bisa Sampai “Rial Iran Rontok Banget”?
Kita mulai dari hal paling dasar dulu nilai tukar rial terus turun tajam. Dulu, di masa revolusi Iran tahun 1979, 1 dolar AS cuma setara sekitar 70 rial Iran. Nah, di awal 2026 ini, angka itu melonjak sampai lebih dari 1,4 juta rial per dolar AS! Artinya, nilai mata uang lokalnya telah merosot sekitar 20 ribu kali lipat dibanding dulu. Apa penyebabnya? Banyak faktor, tapi yang paling besar itu:
- Sanksi internasional yang makin ketat bikin ekonomi Iran makin tertekan.
- Inflasi yang melejit, sampai dua digit puluhan persen, yang bikin harga barang pokok naik gila-gilaan.
- Ketidakpastian politik dan ekonomi yang udah berlangsung bertahun-tahun.
Kalau kamu pernah bilang, “aku jadi miliarder dadakan kalau di sana,” ya itu karena duitmu akan terlihat super banyak dalam hitungan rial. Tapi tentu aja itu bukan artinya kamu jadi kaya beneran ya karena daya beli orang lokal justru makin turun.
Baca juga: Iran Mode Gelap 544 Orang Tewas di Gelombang Protes Besar Pekan Ketiga
Demo Bikin Rusuh Bukan Cuma Soal Uang Saja!
Kondisi ekonomi yang makin parah ini udah bikin banyak orang Iran keluar ke jalan untuk protes. Demo yang tadinya soal ekonomi dan rial Iran rontok banget berubah jadi lebih luas tuntutan ekonomi berubah jadi tuntutan politik juga. Kalau di video dan laporan media, protes ini sampai berubah jadi demo berdarah di beberapa kota besar seperti Tehran. Situasi jadi tegang karena:
- Harga barang naik luar biasa cepat.
- Nilai tabungan orang hilang drastis karena kurs yang anjlok.
- Warga makin frustasi dan buka suara terhadap pemerintahan.
Bukan cuma pedagang dan pekerja biasa, mahasiswa dan berbagai kelompok sosial ikut turun ke jalan. Ini jadi salah satu gelombang protes paling besar di Iran dalam beberapa tahun terakhir.
Rial Iran Rontok Banget Apa Artinya Buat Rakyat Biasa?
Kalau nilai rial Iran rontok banget, tentu efeknya nggak cuma soal angka di layar kurs aja. Dampaknya terasa langsung oleh orang biasa:
Harga Barang Ikut Melejit
Inflasi yang tinggi bikin harga makanan, bahan pokok, dan kebutuhan lain meroket. Banyak orang kesulitan beli barang yang sebelumnya masih terjangkau.
Daya Beli Turun
Orang yang punya tabungan dalam rial sekarang kaya punya duit usang nilainya terus runtuh dibanding kebutuhan sehari-hari.
Beralih Ke Aset Lain
Banyak yang simpan kekayaan dalam dolar, emas, atau properti buat lindungi nilai. Alasannya sederhana rial yang terus turun bikin uang tunai di bank makin nggak berharga.
Kamu Bawa Rp1 Juta ke Iran, Jadi Apa?
Jadi logikanya kalau nilai rial Iran rontok banget, itu berarti kurs rupiah ke rial bisa bikin orang asing kelihatan miliarder dadakan. Contohnya, Rp1 juta bisa jadi jutaan atau bahkan milyaran rial tergantung kursnya saat itu. Tapi jangan keburu seneng dulu! Nilai beli uang itu di Iran tetep tergantung:
- Berapa harga barang setempat
- Biaya hidup orang lain
- Dan dinamika ekonomi lokal yang lagi kacau
Jadi meski angka di tukar-menukar uang bikin lo seolah kaya, realitas di sana tetap keras untuk penduduk lokal.
Bukan Sekadar Kurs Tapi Krisis Nyata
Intinya, rial Iran rontok banget bukan sekadar cerita lucu soal kurs atau bikin meme jadi miliarder sejuta rupiah. Ini beneran nunjukkin betapa beratnya kondisi ekonomi di Iran saat ini, yang udah sampai bikin:
- Nilai tukar mencapai rekor terendah terhadap dolar AS.
- Demonstrasi besar-besaran yang kadang berujung bentrol dengan aparat.
- Inflasi tinggi yang bikin hidup makin susah.
Dari cerita kurs sampai demonya, ini semua nunjukin dampak nyata dari krisis ekonomi yang nggak cuma jadi headline berita, tapi mempengaruhi hidup jutaan orang sehari-hari. (dny)