SUARAGONG.COM – Kabar penting buat kalian para pelajar SMP di Surabaya! Pemkot Surabaya lewat Dinas Pendidikan (Dispendik) lagi kasih teguran keras: Siswa SMP dilarang keras bawa motor sendiri, mau itu ke sekolah atau sekadar kelayapan di jalan raya.
Kenapa? Karena ya emang secara aturan kalian belum punya SIM, ngab!
Siswa SMP Surabaya Dilarang Bawa Motor! No SIM, No Parking, No Excuses?
Parkir Liar? Siap-siap Dipantau! Kepala Dispendik Surabaya, Febrina Kusumawati, nggak main-main soal ini. Beliau udah instruksiin semua kepala sekolah buat tutup akses parkir. Nggak cuma di dalem sekolah, tapi juga parkiran “gelap” di sekitar sekolah yang biasanya dikelola pihak luar.
Kalau sekolah masih bandel ngebiarin siswanya parkir, bakal ada evaluasi serius dari Dispendik. Red flag banget kan buat sekolahnya?
Baca Juga : Ogah Digitalisasi Parkir, 600 Jukir Surabaya TeraSncam Diganti
Hidupkan Lagi Bus Sekolah dan Transportasi Umum
Solusi Sat-set: Bus Sekolah & Transportasi Umum Nggak perlu bingung mau berangkat sekolah naik apa. Pemkot Surabaya udah nyiapin solusinya: Bus Sekolah.
Selain lebih aman, naik bus sekolah atau transportasi umum juga jauh lebih hemat di kantong. Dispendik juga lagi terus koordinasi sama Dishub biar rutenya makin luas dan waktunya makin tepat waktu. Jadi, nggak ada lagi alasan telat karena nunggu angkutan.
Bukan Cuma Aturan, Tapi Soal Nyawa “Kami ingin memastikan keselamatan siswa,” kata Bu Febri. Intinya, aturan ini dibuat biar kalian selamat sampai tujuan. Jalanan Surabaya itu keras, guys, lebih baik duduk manis di bus sekolah daripada harus ambil risiko di jalan raya tanpa SIM. Stay safe, stay cool!