SITUBONDO, SUARAGONG.COM – Optimalkan pelayanan kesehatan, UPT Puskesmas Panji terus tancap gas melakukan skrining kanker serviks HPV bagi perempuan. Lewat pemeriksaan DNA Human Papillomavirus (HPV), deteksi dini kanker serviks kini bisa dilakukan lebih cepat dan gratis. Kegiatan ini dilaksanakan setiap Selasa (13/1/2026) di ruang pelayanan KIA-KB Puskesmas Panji.
Skrining Kanker Serviks HPV Gratis, Dibuka Rutin Tiap Minggu
Kepala Puskesmas Panji, Hasmi Dwi Novika, menjelaskan bahwa layanan pemeriksaan HPV DNA dibuka setiap hari Selasa dan Kamis. Prosesnya dilakukan dengan pengambilan sampel sel di area serviks, dan tujuannya jelas: mendeteksi risiko kanker serviks sejak awal, bahkan sebelum muncul perubahan sel yang terlihat.
“Kalau saat pemeriksaan HPV DNA ditemukan keputihan atau ada luka, langsung kita lanjutkan dengan pemeriksaan IVA,” jelas Hasmi.
Langkah ini jadi bagian penting dari skrining kanker serviks HPV, supaya potensi penyakit serius bisa dicegah lebih cepat.
Baca juga: Edukasi Pelajar Situbondo Lingkungan ala Mas Rio, Stop Sampah & Balap Liar
Siapa Saja yang Bisa Ikut Pemeriksaan HPV DNA?
Layanan ini menyasar perempuan yang sudah menikah dengan rentang usia 30 sampai 69 tahun. Tapi ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan:
- Sudah aktif secara seksual
- Tidak sedang hamil
- Tidak dalam masa menstruasi
- Tidak berhubungan intim minimal 3 hari sebelum pemeriksaan
Tenang saja, semuanya dilakukan dengan prosedur medis yang aman dan ditangani tenaga kesehatan profesional.
Baca juga: Sat Samapta Polres Situbondo Berbagi Lewat PASABBER
Target Skrining Kanker Serviks HPV Meningkat di 2026
Hasmi menambahkan, program pemeriksaan HPV DNA ini baru mulai berjalan pada November 2025. Dari target 485 orang, hingga akhir Desember tercatat 375 perempuan sudah ikut skrining.
Masuk tahun 2026, targetnya makin besar. Sekitar 800 orang ditargetkan mengikuti skrining ini. Untuk sementara, pemeriksaan masih dipusatkan di Puskesmas Panji, namun ke depannya akan diperluas ke seluruh wilayah kerja UPT Puskesmas Panji.
Lewat program ini, Puskesmas Panji berharap makin banyak perempuan sadar pentingnya cek kesehatan sejak dini. Karena urusan kesehatan, lebih baik dicek sekarang daripada nyesel belakangan. (fin/dny)