Sri Wahyuni Prioritaskan Pendidikan dan Infrastruktur Bojonegoro–Tuban

Share

SUARAGONG.COM – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Sri Wahyuni mengungkapkan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada masyarakat Bojonegoro–Tuban yang telah memberikan kepercayaan kepadanya sebagai wakil rakyat di tingkat provinsi.

Sri Wahyuni Fokus Kawal Peningkatan Kualitas Guru dan Fasilitas Sekolah di Dapil Bojonegoro–Tuban

Sebagai kepanjangan tangan masyarakat, politisi Partai Demokrat ini menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai aspirasi warga. Meski dihadapkan pada sejumlah kendala, Sri Wahyuni memastikan dirinya tetap berupaya agar kebutuhan masyarakat yang terhubung dengan program pemerintah. Serta menjaga agar dapat terimplementasi dengan baik serta transparan.

“Selama diamanahi sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, beberapa kali saya melakukan jaring dan serap aspirasi di wilayah Bojonegoro dan Tuban. Dari berbagai lokasi yang kami datangi, saya menarik benang merah dari persoalan-persoalan yang ada. Untuk nantinya segera ditemukan solusinya,” terang Sri Wahyuni.

Infrastruktur hingga Pendidikan Jadi Perhatian

Sri Wahyuni menuturkan, berbagai persoalan yang kerap muncul di masyarakat meliputi infrastruktur publik, pendidikan, lembaga pendidikan keagamaan, pertanian, kesehatan, hingga lingkungan hidup. Seluruhnya menjadi fokus perhatian agar dapat dijadikan prioritas pemerintah, khususnya Pemprov Jatim.

“Persoalan-persoalan yang telah kita tampung itu agar bisa menjadi perhatian dan prioritas pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur, khususnya Dapil Bojonegoro–Tuban,” sambungnya.

Ia juga mengakui sejumlah program telah berhasil direalisasikan, di antaranya pemeliharaan saluran irigasi kewenangan provinsi di beberapa Daerah Irigasi (DI) Kabupaten Bojonegoro. Untuk memperlancar aliran air pertanian, pemeliharaan jalan dan saluran provinsi, bantuan alat pertanian pra panen dan pasca panen bagi kelompok tani dan gapoktan, serta program peningkatan akses pendidikan melalui penyediaan beasiswa bagi siswa kurang mampu.

Namun demikian, Sri Wahyuni tidak menampik masih adanya tantangan dalam pelaksanaan program-program tersebut.

“Tentu ada kendala, seperti koordinasi yang belum optimal antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Serta keterlibatan masyarakat yang belum maksimal. Karena itu kami terus melakukan sosialisasi dan edukasi. Hal ini agar partisipasi masyarakat meningkat,” ujarnya.

Kawal Kualitas Guru dan Fasilitas Sekolah

Ke depan, Sri Wahyuni menegaskan akan terus mengawal aspirasi masyarakat Bojonegoro–Tuban. Terutama dalam peningkatan kualitas pendidikan, termasuk peningkatan mutu guru dan fasilitas sekolah.

Selain itu, ia juga menargetkan penguatan akses kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Serta pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, dan penguatan pertumbuhan ekonomi lokal dan UMKM.

“Harapan saya, Dapil Bojonegoro–Tuban bisa menjadi daerah yang maju dan terus bertumbuh di Jawa Timur. Dengan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing,” tegasnya.

Sri Wahyuni menambahkan, selama menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, dirinya berharap seluruh upaya yang dilakukan dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Meski begitu, ia mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

“Masih banyak yang belum terealisasi, terutama Pokir tahun anggaran 2025. Semoga di tahun 2026 ini Pokir pertama bisa terealisasi,” pungkasnya. (Aye/sg)