SUARAGONG.COM – Hujan dan tekanan debit air kembali menguji ketahanan infrastruktur sungai di Jombang. Sabtu sore, tanggul Sungai Merican di Dusun Karangasem, Desa Karangdagangan, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, dilaporkan jebol dan langsung mendapat penanganan darurat dari BPBD Kabupaten Jombang.
Tanggul Sungai Merican Jebol, BPBD Jombang Siapkan Penanganan Darurat
Peristiwa jebolnya tanggul terjadi pada Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Berdasarkan hasil kaji cepat BPBD, bagian tanggul yang rusak memiliki panjang sekitar 5 meter dengan lebar mencapai 8 meter.
Meski aliran air dari tanggul jebol mengarah ke pemukiman warga, kondisi saat ini masih dinyatakan aman. Jarak antara titik tanggul jebol dengan rumah warga sekitar 12 meter.
Aliran Air Berpotensi Meningkat
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, menjelaskan bahwa aliran air berpotensi meningkat apabila kerusakan meluas.
“Hulu Sungai Merican sudah ditutup dan diperkirakan pada pukul 22.00 WIB debit air sungai akan berkurang. Namun, aliran air dari tanggul jebol bisa mengarah ke pemukiman apabila tanggul semakin melebar dan gorong-gorong tidak mampu menampung air,” ujarnya.
Penanganan Darurat Disiapkan
Untuk mengantisipasi dampak yang lebih besar, BPBD Kabupaten Jombang langsung menyiapkan penanganan darurat guna menutup bagian tanggul yang jebol.
“Kami akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk teknis penutupan tanggul jebol,” tambah Wiku.
Langkah cepat ini dinilai krusial, mengingat apabila kerusakan bertambah parah, sekitar 15 rumah warga di Dusun Karangasem berpotensi terdampak genangan air.
Baca Juga : Wali Kota Malang Ajak Kampus & Mahasiswa Ikut Atasi Banjir
Koordinasi dengan PUPR dan BBWS
Selain penanganan darurat, BPBD Kabupaten Jombang juga menyiapkan langkah lanjutan dengan berkoordinasi bersama PUPR Kabupaten Jombang serta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk perbaikan permanen.
“Selanjutnya BPBD Kabupaten Jombang akan berkoordinasi dengan PUPR Kabupaten Jombang dan BBWS untuk melakukan perbaikan tanggul yang jebol,” pungkasnya. (Ale/aye)