SUARAGONG.COM – Universitas Airlangga (Unair) kembali bikin gebrakan. Tahun ini, kampus favorit di Surabaya itu resmi ngumumin 68 siswa yang masuk daftar kandidat Golden Ticket 2026. Jumlah ini naik tipis dibanding tahun lalu yang ada 66 siswa.
Unair Spill 68 Kandidat Golden Ticket 2026, Ribuan Pendaftar Ikut Berburu
Menariknya, total pendaftar jalur ini tembus angka 3.855 calon mahasiswa dari 1.690 sekolah. Angka yang nggak main-main, alias super kompetitif.
Rektor Unair, Muhammad Madyan, bilang kalau ribuan pendaftar itu sudah lolos kriteria jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Mereka kemudian dipetakan ke dalam empat kuadran, berdasarkan kombinasi prestasi akademik dan non-akademik.
“Yang jadi perhatian tahun ini adalah kuadran dengan prestasi non-akademik yang unggul, meskipun akademiknya masih di level standar,” ujarnya.
Dari data yang dirilis, pembagian kuadran terlihat cukup kontras:
- Kuadran 1: 207 siswa
- Kuadran 2: 68 siswa
- Kuadran 3: 2.930 siswa
- Kuadran 4: 650 siswa
Kategori Nilai Plus dan Bidang Non Akademik
Nah, 68 siswa yang diumumkan ini berasal dari kuadran 2—kategori yang punya nilai plus di bidang non-akademik tapi tetap memenuhi standar akademik SNBP.
Meski begitu, perlu dicatat, status Golden Ticket ini masih sebatas kandidat ya. Artinya, ini bukan jalur pasti lolos, tapi jadi peluang tambahan buat mereka yang punya prestasi “beda dari yang lain”.
Salah satu yang berhasil masuk daftar ini adalah Sulthan Arsenio Kentaro Hidayatullah dari SMAN 1 Sidoarjo. Ia memilih Fakultas Ilmu Budaya, jurusan Bahasa dan Sastra Jepang.
Sulthan cerita, momen pengumuman jadi pengalaman yang nggak bakal dia lupain. Apalagi saat itu dia nggak didampingi orang tua atau guru.
“Awalnya nervous banget, karena nggak nyangka bakal kepilih. Tapi saya tetap ikhtiar dan berdoa. Alhamdulillah, akhirnya keterima. Saya bersyukur banget,” katanya.
Reaksi keluarganya juga nggak kalah heboh. Sulthan bilang, orang tuanya sampai nggak bisa nahan rasa bangga.
“Saking bahagianya, saya sampai dicium berkali-kali. Mereka bangga banget,” tambahnya sambil tersenyum.
Baca Juga : Unair Bagikan 10 Ribu Paket Ramadan Berkah ke 18 Daerah Jatim
Goes To Japan
Ke depan, Sulthan punya mimpi besar. Ia ingin meniti karier hingga bisa bekerja di Jepang, sesuai dengan jurusan yang dipilihnya.
Dengan adanya Golden Ticket ini, Unair seolah kasih “jalan alternatif” buat para siswa berprestasi, terutama yang punya keunggulan di luar akademik. Jadi, bukan cuma nilai rapor doang yang jadi penentu, tapi juga bakat dan pencapaian lain.
Buat para pejuang kampus, ini jadi bukti kalau usaha di berbagai bidang tetap punya peluang buat bersinar. (Wahyu)