Wahyu Hidayat Matangkan Perwali Angkot Gratis Pelajar

Share

SUARAGONG.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tengah mematangkan regulasi program angkutan kota (angkot) gratis bagi pelajar melalui penyusunan Peraturan Wali Kota (Perwali). Aturan tersebut ditargetkan rampung sebelum tahun ajaran baru dimulai agar program dapat segera dioperasionalkan di Malang.

Wahyu Hidayat Matangkan Perwali Angkot Gratis Pelajar, Ditargetkan Berlaku Sebelum Tahun Ajaran Baru

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menjelaskan bahwa Perwali disusun sebagai landasan hukum operasional angkutan siswa agar pelaksanaannya berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan. Meski regulasi masih dalam tahap pembahasan, anggaran program disebut sudah disiapkan.

“Perwalinya sedang kita buat, aturannya sedang kita susun. Tetapi anggarannya sudah kita siapkan. Kita evaluasi secara menyeluruh supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujarnya.

Menurutnya, penyusunan aturan mencakup berbagai aspek teknis, mulai dari tata cara operasional, jenis kendaraan yang digunakan, hingga jumlah angkot yang akan dilibatkan. Pemkot juga memprioritaskan faktor keamanan dan keselamatan pelajar selama menggunakan layanan tersebut.

“Nanti kita atur tata caranya, jenisnya seperti apa, kemudian jumlah angkotnya juga ada beberapa. Kita ingin memastikan saat pelajar naik angkutan ini tidak terjadi apa-apa, semua aman,” tegasnya.

Samakan Persepsi

Pembahasan Perwali dilakukan secara intensif pada bulan ini dengan melibatkan sejumlah pihak terkait. Termasuk paguyuban angkutan kota. Langkah tersebut diambil untuk menyamakan persepsi sekaligus memastikan kesiapan teknis di lapangan.

“Insyaallah bulan ini masih intensif terus dibahas. Kita ajak paguyuban juga untuk sama-sama duduk bersama,” katanya.

Wahyu menargetkan program angkutan siswa dapat berjalan sebelum tahun ajaran baru dimulai, sehingga pelajar di Kota Malang dapat langsung merasakan manfaat layanan transportasi yang lebih aman dan terpantau.

“Targetnya sebelum tahun ajaran baru sudah selesai,” ujarnya.

Program angkot gratis bagi pelajar ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keselamatan perjalanan siswa menuju dan dari sekolah, tetapi juga mendukung penataan transportasi perkotaan serta mengoptimalkan kembali peran angkutan kota di tengah perubahan mobilitas masyarakat. Pemkot Malang memastikan seluruh persiapan dilakukan secara matang agar pelaksanaan di lapangan berjalan efektif dan tepat sasaran. (fat/aye/sg)