Wahyu Lumaksono Gaspol Pendidikan & Jalan Rusak

Dari Reses ke Bukber: Wahyu Lumaksono terima aduan dan aspirasi Warga: gaspol prioritaskan Pendidikan dan Jalan Rusak

Share

SUARAGONG.COM – Kalau lagi musim reses, biasanya satu hal yang paling sering muncul dari warga: sekolah dan jalan rusak. Dan itu juga yang kini jadi fokus utama Wahyu Lumaksono. Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo tersebut menegaskan, saat ini dirinya memprioritaskan pembenahan di sektor pendidikan dan infrastruktur jalan.

Dari Reses ke Bukber: Wahyu Lumaksono Prioritaskan Pendidikan dan Jalan Rusak

Menurut anggota Komisi D sekaligus Ketua Bapemperda itu, dua sektor ini paling sering disuarakan masyarakat setiap agenda reses atau penyerapan aspirasi.

Penegasan itu disampaikan Wahyu usai membuka acara buka bersama di Gedung Badminton Tulangan, Sidoarjo, dengan tema “Ramadhan Sebagai Penguat Ukhuwah Islamiyah di Lingkungan Masyarakat.”

Dalam momen tersebut, ia juga mendorong sinergi antara DPRD Kabupaten Sidoarjo dan DPRD Provinsi Jawa Timur.

“Ini pertama kalinya kita buat acara silaturahmi antara DPRD provinsi dengan DPRD kabupaten dengan melibatkan masyarakat, khususnya di Dapil 3 ini. Kita juga saling menyampaikan beberapa program yang sudah tercapai dan direalisasikan, termasuk program dari pusat,” jelasnya.

Tapi di balik suasana hangat bukber, obrolan serius tetap berjalan. Aspirasi soal kualitas pendidikan dan jalan berlubang kembali jadi topik utama.

Jalan Rusak & Pendidikan Jadi PR Serius

Wahyu mengakui banyak masukan yang masuk, terutama soal struktur pendidikan dan kondisi jalan rusak yang kerap memicu kecelakaan.

“Kita banyak menerima masukan terutama dalam bidang pendidikan, struktur pendidikan, masalah jalan rusak dan berlubang yang sering menimbulkan kecelakaan. Beberapa wilayah memang banyak jalan yang rusak dan masyarakat minta segera diperbaiki,” tegasnya.

Menurutnya, infrastruktur jalan memang butuh perhatian ekstra karena menyangkut keselamatan dan mobilitas warga.

Baca Juga : SMKN 1 Buduran Sidoarjo Bikin Khofifah Takjub

Anggaran Pendidikan Aman, Jalan Jadi Fokus Perjuangan

Di sektor pendidikan, Wahyu memastikan kondisi di Kabupaten Sidoarjo tetap stabil meski ada efisiensi dari pemerintah pusat.

“Kalau bicara anggaran pendidikan, sumber kita tidak hanya dari APBD. Kita juga dapat dari pusat. Selama ini kita kawal dan tidak ada masalah,” ujarnya.

Namun untuk perbaikan jalan, ia mengakui membutuhkan anggaran besar dan perhatian serius.

“Yang sekarang sedang kita perjuangkan adalah perbaikan infrastruktur jalan yang memang membutuhkan perhatian yang serius dan anggaran yang besar,” pungkasnya.

Di tengah banyaknya isu nasional, Wahyu memilih fokus pada hal yang paling terasa di masyarakat: sekolah yang berkualitas dan jalan yang aman dilalui.

Karena kadang, politik yang paling relevan adalah yang menyentuh kebutuhan sehari-hari warga. (Aye/sg)