Wisatawan Diprediksi Membludak, DLH Kota Batu Antisipasi Lonjakan Sampah

Selain itu, wisatawan dan masyarakat juga diimbau membawa perlengkapan makan dan minum sendiri, seperti tumbler dan kotak makan, guna menekan penggunaan plastik. Pengendalian sampah juga menyasar kegiatan keagamaan. Warga diminta menghindari penggunaan styrofoam pada hantaran Lebaran serta membawa sajadah pribadi saat Salat Idulfitri tanpa meninggalkan sampah plastik. Pemkot Batu berharap kolaborasi antara masyarakat, pelaku usaha, dan pengelola wisata dapat menjaga kebersihan kota selama momentum Lebaran

Share

SUARAGONG.COM – Pemerintah Kota Batu bersiap menghadapi lonjakan wisatawan saat libur Idulfitri 1447 Hijriah dengan memperketat pengendalian sampah. Langkah ini tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Batu Nomor 658.1/498/135.79.410/2026 tentang Pengendalian Sampah Hari Raya Idulfitri.

Kunjungan Wisatawan Diprediksi Tembus 1,3 Juta, DLH Kota Batu Perketat Pengendalian Sampah

Berdasarkan data Dinas Pariwisata, jumlah kunjungan wisatawan terus meningkat setiap tahun. Pada 2024 tercatat 798.709 wisatawan, meningkat menjadi 1.059.632 pada 2025, dan diproyeksikan melonjak hingga 1.320.513 wisatawan pada Lebaran 2026.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, Dian Fachroni, menyebut lonjakan tersebut berpotensi meningkatkan timbulan sampah secara signifikan.

“Peningkatan wisatawan diprediksi dapat menaikkan volume sampah hingga 125 ton per hari,” ujarnya.

Mudik dan Wisata Minim Sampah

Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Batu menggalakkan gerakan “Mudik dan Wisata Minim Sampah” serta “Lebaran Minim Sampah”. Fokus utama kebijakan ini adalah mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah.

Sejumlah langkah konkret disiapkan, seperti penyediaan tempat sampah terpilah di rest area, SPBU, dan rumah makan, serta optimalisasi fasilitas pengolahan di TPS3R, rumah kompos, dan pusat daur ulang.

Baca Juga : 379.800 Wisatawan Diprediksi Serbu Kabupaten Malang Saat Libur Nataru

Bawa Tempat Makan dan Minum Sendiri

Selain itu, wisatawan dan masyarakat juga diimbau membawa perlengkapan makan dan minum sendiri. Seperti tumbler dan kotak makan, guna menekan penggunaan plastik.

Pengendalian sampah juga menyasar kegiatan keagamaan. Warga diminta menghindari penggunaan styrofoam pada hantaran Lebaran serta membawa sajadah pribadi saat Salat Idulfitri tanpa meninggalkan sampah plastik.

Pemkot Batu berharap kolaborasi antara masyarakat, pelaku usaha, dan pengelola wisata dapat menjaga kebersihan kota selama momentum Lebaran. (Mf/aye/sg)