Type to search

Daerah Kesehatan

Terdeteksi 74 Kasus Super Flu di Indo, Kemenkes Sarankan Vaksinasi Influenza

Share
Kemenkes RI mencatat sebanyak 74 kasus super flu atau Influenza A(H3N2) subclade K yang tersebar di 13 provinsi di Indonesia.

SUARAGONG.COM – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mencatat sebanyak 74 kasus super flu atau Influenza A(H3N2) subclade K yang tersebar di 13 provinsi di Indonesia. Meski demikian, Kemenkes menegaskan bahwa vaksinasi influenza tidak bersifat wajib, melainkan sebatas anjuran sebagai langkah pencegahan.

74 Kasus Super Flu Terdeteksi di Indonesia, Kemenkes Sarankan Vaksinasi Influenza

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes RI, Aji Muhawarman, menyampaikan bahwa pemerintah sejak awal telah merekomendasikan vaksinasi flu kepada masyarakat.

“Sejak awal kami sudah menyarankan soal vaksinasi flu, tetapi tidak mewajibkan,” ujar Aji saat dikonfirmasi, Kamis (22/1/2026).

Vaksin Flu Mengacu Rekomendasi WHO

Menurut Aji, kebijakan tersebut sejalan dengan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) serta otoritas kesehatan di Amerika Serikat, yang juga tidak mewajibkan vaksinasi influenza bagi masyarakat umum.

“Rekomendasi ini juga sama dengan WHO dan Amerika,” jelasnya.

Ia menambahkan, vaksinasi influenza lebih dianjurkan bagi kelompok berisiko tinggi, seperti lansia, penderita penyakit penyerta (komorbid), tenaga kesehatan, serta individu dengan daya tahan tubuh rendah, guna mencegah komplikasi berat akibat infeksi influenza.

Bukan Virus Baru, Kasus Cenderung Menurun

Aji menegaskan bahwa virus Influenza A(H3N2) subclade K bukanlah virus baru. Varian tersebut termasuk dalam kategori influenza musiman yang memang beredar setiap tahun.

Selain itu, tren kasus influenza di Indonesia saat ini dilaporkan cenderung menurun. sehingga masyarakat diimbau tetap waspada tanpa perlu panik berlebihan.

Sebaran Kasus di 13 Provinsi

Sebelumnya, Kemenkes RI melaporkan bahwa sejak 1 Januari 2025 hingga 10 Januari 2026, tercatat 74 kasus super flu dari hasil pemeriksaan terhadap 204 spesimen Influenza A(H3N2).

Kasus terbanyak ditemukan di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan, masing-masing mencatat 18 kasus.

Berikut rincian sebaran kasus super flu di Indonesia:

  1. Jawa Timur – 18 kasus
  2. Kalimantan Selatan – 18 kasus
  3. DKI Jakarta – 11 kasus
  4. Jawa Barat – 10 kasus
  5. Sumatera Selatan – 5 kasus
  6. Sumatera Utara – 3 kasus
  7. Bali – 2 kasus
  8. Nusa Tenggara Timur – 2 kasus
  9. Jawa Tengah – 1 kasus
  10. Nusa Tenggara Barat – 1 kasus
  11. Sulawesi Selatan – 1 kasus
  12. Sulawesi Utara – 1 kasus
  13. DI Yogyakarta – 1 kasus

Kemenkes kembali mengimbau masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga daya tahan tubuh, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala influenza berat. (Aye/sg)

Tags:

You Might also Like