80 Ribu Warga Kabupaten Malang Menganggur, Ini Upaya Disnaker
Share
SUARAGONG.COM – Tingkat pengangguran di Kabupaten Malang masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah. Data Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat mencatat, sekitar 80 ribu penduduk usia kerja belum memiliki pekerjaan sepanjang tahun 2025.
80 Ribu Warga Kabupaten Malang Menganggur, Ini Upaya Disnaker
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kabupaten Malang, Tri Darmawan, mengatakan tingginya angka tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak untuk menekannya.
“Ini menjadi PR bersama. Peran semua stakeholder, termasuk lembaga pendidikan, sangat penting dalam menyampaikan informasi peluang kerja kepada para lulusan,” ujarnya.
Menurutnya, setiap tahun jumlah lulusan sekolah di Kabupaten Malang cukup besar. Dari 144 SMK saja, tercatat sekitar 17,6 ribu lulusan. Sementara itu, 89 MA meluluskan sekitar 6,8 ribu siswa, dan 60 SMA sekitar 6 ribu lulusan per tahun.
Loker Kian Krusial
Dengan total hampir 30 ribu lulusan baru setiap tahun, ketersediaan informasi lowongan kerja dinilai menjadi faktor krusial. Disnaker pun terus mendorong sosialisasi, baik untuk peluang kerja di dalam negeri maupun luar negeri.
“Salah satunya melalui platform Siap Kerja Kemenaker agar para pencari kerja lebih mudah mengakses informasi,” jelasnya.
Baca Juga : Disnaker Kota Malang Buka Posko Aduan THR, Siap Tampung Curhat Pekerja
Pelatihan Kewirausahaan
Selain itu, Disnaker juga mengembangkan program pelatihan kewirausahaan. Seperti pengolahan makanan, guna mendorong masyarakat tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja.
“Harapannya mereka bisa membuka usaha dan merekrut tenaga kerja baru,” tambahnya.
Upaya ini diharapkan mampu menekan angka pengangguran sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat di Kabupaten Malang. (Nif/Aye/sg)

