Type to search

News

Banjir Jakarta Ganggu Transportasi di Banyak Titik

Share
banjir Jakarta ganggu transportasi

SUARAGONG.COM – Jakarta lagi-lagi kebanjiran. Tapi banjir kali ini bukan cuma soal air naik, melainkan transportasi yang benar-benar chaos. Jalan arteri tenggelam, bus nggak jalan, sampai momen langka yang bikin warganet auto kaget motor diizinkan masuk jalan tol. Yes, ini bukan konten alternatif atau skenario film. Ini kejadian nyata karena banjir Jakarta ganggu transportasi di banyak titik. Timeline media sosial pun rame, dari video genangan tinggi, bus TransJakarta berhenti operasi, sampai polisi turun langsung bantu warga.

Asrama Polisi Ikut Kebanjiran, Warga Dievakuasi

Banjir nggak peduli status. Bahkan Asrama Polisi (Aspol) Pondok Karya, Jakarta Selatan, ikut terdampak. Air masuk ke kawasan pemukiman, bikin aktivitas warga lumpuh total.

Polisi yang biasanya jaga keamanan, kali ini turun tangan langsung evakuasi warga. Anak-anak, orang tua, sampai barang-barang penting dipindahkan ke tempat lebih aman. Bukan cuma formalitas, tapi benar-benar sigap.

Momen ini banyak dapet respons positif. Netizen menyebut aksi polisi ini sebagai bukti kalau aparat nggak cuma hadir pas razia, tapi juga pas warga lagi butuh banget.

Baca juga: Terima Bantuan Rp154 Miliar, Proyek Pengendalian Banjir Malang Dimulai 2026

Motor Masuk Tol? Ini Bukan Hoaks

Salah satu momen paling viral dari banjir kali ini adalah motor boleh masuk jalan tol. Biasanya? Jangan harap. Tapi karena genangan di jalan biasa udah nggak manusiawi, polisi akhirnya ambil langkah darurat. Kebijakan ini diambil karena:

  • Jalan arteri tergenang tinggi
  • Motor rawan mogok dan kecelakaan
  • Arus lalu lintas udah stuck total

Dengan pengawasan ketat, kendaraan roda dua diarahkan masuk tol di titik tertentu. Langkah ini langsung viral karena jarang banget terjadi di Jakarta. Netizen banyak yang bilang:

“Ini baru namanya aturan fleksibel tapi masuk akal.”

Dan ya, banjir Jakarta ganggu transportasi sampai level aturan pun harus menyesuaikan.

Baca juga: Dampak Banjir terhadap Pelaku UMKM di Kecamatan Tiris

TransJakarta Setop Operasi, Penumpang Auto Bingung

Buat pengguna setia TransJakarta, hari-hari ini rasanya kayak diuji mental. Sejumlah rute TransJakarta terpaksa berhenti operasi sementara karena jalurnya terendam banjir. Beberapa penyebab utama:

  • Jalur busway tenggelam
  • Halte gak bisa diakses
  • Risiko keselamatan penumpang

TransJakarta akhirnya memilih setop rute tertentu sambil nunggu kondisi normal. Di satu sisi bikin repot, tapi di sisi lain keputusan ini dianggap paling aman. Efeknya? Penumpang cari alternatif, ojek online rame, WFH mendadak jadi penyelamat.

Baca juga: Hujan Deras Picu Banjir di Desa Muneng Kidul, Probolinggo

Banjir Jakarta Ganggu Transportasi, Polisi Jadi Garda Depan

Di tengah kekacauan, peran polisi kelihatan banget. Dari:

  • Evakuasi warga
  • Pengaturan lalu lintas darurat
  • Pengalihan jalan
  • Hingga kebijakan motor masuk tol

Polisi lalu lintas literally ada di mana-mana. Nggak cuma berdiri, tapi aktif bantu pengendara yang kebingungan. Koordinasi juga jalan. Operator transportasi, pengelola jalan tol, sampai petugas lapangan saling update kondisi. Informasi cepat ini penting banget biar warga nggak nyasar ke genangan yang sama.

Baca juga: Surabaya Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Sumatera

Timeline Ramai, Realita di Jalan Lebih Brutal

Kalau lihat video di medsos, banjirnya kelihatan wow. Tapi realita di lapangan jauh lebih capek:

  • Jalan gak kelihatan
  • Air nutup lubang
  • Motor mati di tengah genangan
  • Mobil mogok berjajar

Makanya polisi terus imbau warga buat nggak maksa lewat jalan yang sudah ditutup. Banjir bukan cuma bikin basah, tapi juga bahaya.

Baca juga: Wali Kota Batu Lepas Bantuan untuk Korban Banjir Sumatera dan Aceh

Jakarta Banjir Lagi, Tapi Solidaritas Tetap Jalan

Meski banjir datang lagi dan lagi, satu hal yang selalu muncul adalah solidaritas. Dari polisi yang bantu evakuasi, petugas yang berjaga di hujan, sampai warga yang saling dorong motor dan berbagi info jalan aman. Banjir Jakarta ganggu transportasi, iya. Tapi juga nunjukin kalau di tengah chaos, empati masih ada.

Ke depan, warga tentu berharap solusi banjir nggak cuma musiman. Tapi untuk sekarang, satu pesan paling penting jangan nekat, patuhi arahan, dan utamakan keselamatan. (dny)

Tags:

You Might also Like