TVRI Jadi Penyiar Resmi FIFA World Cup 2026
Share
SUARAGONG.COM – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong terwujudnya sinergi lintas sektor antara TVRI, pemerintah daerah, serta TNI–Polri untuk menyukseskan rangkaian kegiatan FIFA World Cup 2026. Hal tersebut disampaikan Khofifah saat menerima jajaran pimpinan TVRI Stasiun Jawa Timur. Di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (22/1/2026) malam.
Gubernur Khofifah Dorong Sinergi Lintas Sektor, Dukung TVRI Sukseskan Siaran Resmi FIFA World Cup 2026
Penunjukan TVRI sebagai stasiun penyiaran resmi Piala Dunia 2026 dinilai sebagai momentum penting. Tidak hanya bagi dunia penyiaran nasional, tetapi juga sebagai peluang besar untuk meningkatkan partisipasi dan antusiasme masyarakat Jawa Timur dalam perhelatan olahraga global.
“Ini merupakan kebanggaan bagi Indonesia, khususnya Jawa Timur. TVRI memiliki peran strategis sebagai media pemersatu bangsa. Terlebih dalam momentum besar seperti FIFA World Cup,” ujar Khofifah.
Momentum Kebangkitan TVRI
Menurut Khofifah, penyelenggaraan FIFA World Cup 2026 dapat menjadi momentum kebangkitan bagi Lembaga Penyiaran Publik TVRI. Oleh karena itu, seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari Kick Off hingga pelaksanaan siaran, perlu dipersiapkan secara matang dengan perencanaan. Yang berbasis riset dan strategi komunikasi yang komprehensif.
Ia juga mendorong TVRI untuk melibatkan seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Timur. Salah satunya melalui promosi di layar videotron yang tersebar di 38 daerah.
Selain itu, sinergi dengan TNI dan Polri juga diharapkan dapat diperkuat dengan melibatkan jajaran Polres dan Kodim, sehingga gaung Piala Dunia bisa dirasakan hingga ke tingkat akar rumput.
Antusiasme Sepak Bola Masyarakat Jatim
Khofifah menegaskan bahwa antusiasme masyarakat Jawa Timur terhadap sepak bola tidak perlu diragukan. Setiap gelaran sepak bola internasional selalu mendapat sambutan luar biasa, terlebih Piala Dunia yang merupakan ajang olahraga paling bergengsi di dunia.
“Piala Dunia bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga momentum kebersamaan lintas negara dan budaya. Karena itu, kehadiran siaran resmi melalui TVRI menjadi sangat penting agar seluruh lapisan masyarakat dapat menikmatinya,” imbuhnya.
Terkait rencana Kick Off FIFA World Cup 2026 yang akan digelar serentak pada 1 Februari 2026. Khofifah mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur untuk turut hadir, berpartisipasi, dan memeriahkan kegiatan tersebut.
“Ditunjuknya TVRI sebagai stasiun penyiaran resmi FIFA merupakan bagian dari sejarah. Saya mengajak masyarakat Jawa Timur untuk memberikan dukungan penuh dan berpartisipasi aktif dalam rangkaian kegiatan Kick Off nanti,” tegasnya.
TVRI Siap Jalankan Amanah FIFA
Sementara itu, Kepala LPP TVRI Jawa Timur, Syalom Salombe, menyampaikan bahwa penunjukan TVRI sebagai stasiun penyiaran resmi FIFA World Cup 2026 merupakan kehormatan sekaligus tantangan besar.
“Ini adalah kepercayaan luar biasa dari FIFA kepada TVRI. Tentu menjadi tanggung jawab besar bagi kami untuk menyukseskan penyiaran ajang sebesar Piala Dunia,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, pada 1 Februari 2026 mendatang, TVRI akan melaksanakan Kick Off sebagai bagian dari sosialisasi kepada masyarakat. Agar dapat mengakses dan menyaksikan pertandingan antarnegara dalam ajang FIFA World Cup 2026.
Sejumlah kegiatan pendukung juga tengah disiapkan, di antaranya pertandingan mini soccer, pelibatan pelaku UMKM, serta kegiatan nonton bareng.
Sebagai informasi, FIFA World Cup 2026 akan diikuti oleh 48 tim dari berbagai negara dan diselenggarakan di tiga negara tuan rumah. Yakni Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Dengan jadwal pertandingan berlangsung mulai 11 Juni hingga 1Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendukung TVRI menyukseskan siaran resmi FIFA World Cup 2026 di Jawa Timur 9 Juli 2026. (Wahyu/Aye/sg)

