Revitalisasi Alun-Alun Merdeka Malang Kelar, Tempat Nongki Baru Warga Malang
Share
SUARAGONG.COM – Wajah baru Alun-Alun Merdeka Kota Malang kini resmi bisa dinikmati masyarakat. Revitalisasi ruang publik ikonik di jantung kota itu rampung pada 20 Januari 2026 usai dikerjakan selama 105 hari dengan dukungan dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jatim senilai Rp5 miliar.
Revitalisasi Alun-Alun Merdeka Malang Rampung: Gunakan Dana CSR Bank Jatim Rp 5 Miliar
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, revitalisasi Alun-Alun Merdeka sebenarnya telah direncanakan sejak dirinya menjabat sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota. Namun pelaksanaannya baru terealisasi pada Oktober 2025 lantaran Pemkot Malang harus memastikan keberadaan ruang terbuka hijau (RTH) serta nilai sejarah kawasan tetap terjaga.
“Sejak awal kami ingin revitalisasi ini tidak menghilangkan fungsi RTH dan sejarah Alun-Alun Merdeka. Karena itu kami juga menggandeng komunitas agar penataan tidak sampai meninggalkan identitas kawasan,” ujar Wahyu.
Dry Fountain Jadi Ikon Baru
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang menjelaskan, porsi anggaran terbesar revitalisasi digunakan untuk pembaruan air mancur dan perbaikan arena bermain anak.

Revitalisasi ruang publik ikonik di jantung kota itu rampung pada 20 Januari 2026 usai dikerjakan selama 105 hari Telah Selesai (aye/sg)
“Biaya yang paling besar itu pertama untuk perubahan air mancur. Dulu bentuknya kolam, sekarang kita ubah menjadi dry fountain,” katanya.
Konsep dry fountain memungkinkan air mancur aktif tanpa kolam permanen. Sehingga area tetap aman dilalui pengunjung dan lebih fleksibel dimanfaatkan sebagai ruang publik.
Fasilitas Publik Makin Lengkap
Tak hanya air mancur, revitalisasi Alun-Alun Merdeka juga mencakup pembaruan amphitheater, penambahan arena bermain anak, penyediaan ruang menyusui, perbaikan toilet umum, hingga pembenahan arena skateboard. Meski demikian, untuk skate park, perbaikan masih bersifat dasar dan belum dilakukan secara menyeluruh.

Wali Kota Malang dan Para Jajarannya menyaksikan Dry Fountain Alun-Alun Merdeka Malang (Aye/sg)
Penataan ini diharapkan menjadikan Alun-Alun Merdeka sebagai ruang interaksi sosial yang lebih ramah keluarga. Sekaligus destinasi favorit warga untuk bersantai dan Nongki para warga lokal hingga luar kota.
Wahyu menegaskan, revitalisasi ini merupakan hasil kolaborasi Pemkot Malang dan Bank Jatim melalui program CSR. Sekaligus menjadi contoh sinergi pemerintah daerah dengan sektor perbankan dalam menghadirkan ruang publik berkualitas.
Dengan rampungnya revitalisasi tersebut, Pemkot Malang berharap masyarakat bisa menikmati fasilitas kota yang lebih representatif. Tanpa adanya kehilangan nilai historis kawasan Alun-Alun Merdeka. (Aye/sg)

