Type to search

Kota Batu Pemerintahan

Wali Kota Batu Nurochman Kritik SKPD Tak Komitmen Jalankan Batu SAE

Share
Wali Kota Batu Kritik Keras SKPD yang dinilai tidak memiliki komitmen dalam menjalankan program prioritas Batu SAE.

SUARAGONG.COM – Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal RKPD 2027 di Hotel Aston, Rabu (18/2/2026), berlangsung panas. Nurochman melontarkan kritik tajam kepada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (SKPD) yang dinilai tidak memiliki komitmen dalam menjalankan program prioritas Batu SAE.

Wali Kota Batu Kritik Keras SKPD Soal Program Batu SAE

Kekecewaan itu disampaikan langsung di hadapan pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, akademisi, hingga organisasi kemasyarakatan.

“Masih banyak SKPD yang tidak komitmen menjalankan Batu SAE. Programnya jalan sendiri, tidak nyambung dengan visi-misi kepala daerah. Kalau pola seperti ini terus diulang, jangan berharap Batu bisa melompat jauh,” ujarnya.

Hanya Rp36 Miliar dari Hampir Rp1 Triliun

Nurochman mengungkapkan, dari total APBD Kota Batu yang mendekati Rp1 triliun, anggaran yang benar-benar mendukung visi-misi kepala daerah hanya sekitar Rp36 miliar.

Menurutnya, angka tersebut tidak proporsional dan menunjukkan lemahnya keberpihakan perencanaan SKPD terhadap agenda strategis daerah.

“Saya tanya, ini APBD siapa? Visi-misi siapa yang dijalankan? Kalau visi kepala daerah hanya jadi narasi, jangan berharap ada perubahan nyata,” tegasnya.

Ia menambahkan, tahun 2026 menjadi masa evaluasi menyeluruh, sedangkan tahun 2027 ditargetkan sebagai tahun percepatan dampak program Batu SAE. Seluruh SKPD diminta menerjemahkan visi-misi ke dalam program terukur dengan indikator jelas dan menyentuh kebutuhan masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.

Selaraskan dengan Arah Nasional

Cak Nur—sapaan akrabnya—juga mengingatkan bahwa pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto menekankan kehadiran negara secara langsung di tengah masyarakat.

Karena itu, pemerintah daerah diminta adaptif dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Kalau pusat sudah bicara rakyat dan pelayanan dasar, daerah wajib menyesuaikan. Tidak boleh ada ego sektoral, tidak boleh ada belanja tanpa arah. Tahun 2027 harus terasa dampaknya bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga : Wali Kota Batu Paparkan Manajemen Talenta ASN di Hadapan BKN Pusat

Soroti Anomali Kinerja ASN

Selain program dan anggaran, Nurochman juga menyoroti pembinaan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Batu. Ia mengungkap adanya anomali kinerja, di mana pegawai berpotensi tinggi justru berkinerja rendah, sementara yang berpotensi rendah terlihat baik.

Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi pola kepemimpinan yang masih didominasi faktor suka dan tidak suka.

“Pegawai yang potensinya bagus, kenapa kinerjanya jelek? Setelah dievaluasi, ternyata ada perlakuan pimpinan yang tidak bagus. Ada like and dislike. Akibatnya, mereka yang tidak dihargai bekerja seenaknya karena merasa tidak punya masa depan,” ungkapnya.

Sebagai solusi, Pemkot Batu akan menerapkan manajemen talenta sebagai bagian dari reformasi birokrasi.

“Yang berbakat dan punya potensi bagus harus ditempatkan sesuai kemampuannya. Tidak boleh lagi karena kedekatan atau suka tidak suka. Kita butuh aparatur yang profesional untuk menjalankan Batu SAE,” tegasnya.

Peringatan Keras untuk Kepala OPD

Nurochman mengaku sengaja menyampaikan evaluasi secara terbuka karena kritik di ruang tertutup kerap tidak ditindaklanjuti. Ia pun memberikan peringatan keras kepada kepala OPD yang tidak sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah.

“Saya mohon maaf kalau ini terdengar keras. Tapi kalau tidak disampaikan di forum terbuka, tidak pernah digubris. Ini peringatan keras. SKPD harus patuh dan komitmen,” tegasnya.

Forum tersebut diikuti Ketua, Wakil Ketua, dan anggota DPRD, unsur TNI-Polri, Kejaksaan, BNN, Bappeda Provinsi Jawa Timur, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Melalui FKP RKPD 2027 ini, Pemerintah Kota Batu menegaskan komitmen memperkuat sinkronisasi perencanaan pembangunan agar program prioritas benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat. (Aye/sg)

Tags: