Type to search

Hiburan

Papa Zola The Movie Bikin Ayah Mewek

Share
Papa Zola The Movie

SUARAGONG.COM – Kalau kamu pikir Papa Zola The Movie cuma bakal jadi tontonan receh penuh jokes khas internet, siap-siap salah besar. Film ini justru datang dengan paket lengkap lucu iya, absurd iya, tapi juga nyentuh sampai bikin para ayah se-Indonesia mendadak diem dan pura-pura kelilipan di bioskop.

Karakter Papa Zola yang sebelumnya viral di media sosial akhirnya resmi naik level ke layar lebar. Dan bukan cuma sekadar nostalgia konten lucu film ini jadi ruang baru buat cerita yang lebih dalam tentang keluarga, terutama hubungan ayah dan anak. Dan di sinilah kita mulai kenal lebih dekat sama sosok yang bikin hati penonton meleleh Pipi Zola.

Mengenal Pipi Zola Anak Tercinta Papa Zola

Buat yang belum terlalu ngikutin semesta Papa Zola, karakter ini awalnya dikenal sebagai sosok ayah nyeleneh, cerewet, tapi penuh cinta. Di filmnya, spotlight justru banyak jatuh ke anaknya, Pipi Zola.

Pipi Zola digambarkan sebagai anak yang polos, lucu, dan jadi pusat semesta Papa Zola. Relasi mereka bukan cuma gimmick komedi, tapi terasa real banget. Ada momen-momen kecil yang mungkin kelihatan sederhana, tapi justru di situlah letak emosinya.

Hubungan Papa Zola dan Pipi Zola bikin banyak penonton merasa “kok kayak aku ya?”. Apalagi buat para ayah yang mungkin jarang banget nunjukin rasa sayang secara verbal. Film ini seperti nyolek pelan “Bro, anakmu butuh kamu.”

Yang bikin kuat, dinamika mereka terasa natural. Gak lebay, gak maksa sedih, tapi ngalir aja. Kadang lucu, kadang haru. Campur aduk kayak hidup keluarga pada umumnya.

Baca juga: Film Tukar Takdir di Netflix Satu yang Selamat Banyak Rahasia

Papa Zola The Movie Dari Konten Viral ke Layar Lebar

Fenomena karakter viral yang naik ke film bukan hal baru. Tapi gak semuanya berhasil bikin penonton puas. Nah, Papa Zola The Movie justru berhasil bikin banyak orang surprised.

Film ini gak cuma mengandalkan kelucuan khas Papa Zola. Ada layer emosi yang dibangun pelan-pelan. Awalnya kamu ketawa karena tingkahnya yang absurd, tapi makin lama kamu mulai sadar ini bukan cuma soal komedi, ini soal tanggung jawab, ego orang tua, dan proses belajar jadi ayah.

Yang bikin relate, Papa Zola digambarkan bukan sebagai sosok ayah sempurna. Dia bisa salah, bisa egois, bisa keras kepala. Tapi di situ letak manusianya. Ggak ada orang tua yang langsung jadi paket lengkap. Semua belajar. Dan mungkin itu yang bikin banyak ayah terdiam di kursi bioskop.

Baca juga: Rekomendasi Film Tahun Baru Cocok Buat Rayain 2026

Kenapa Banyak Ayah Menangis?

Lucunya, banyak komentar netizen bilang para ibu biasanya lebih emosional kalau nonton film keluarga. Tapi kali ini justru ayah-ayah yang kena mental. Karena film ini seperti membuka sisi yang jarang disentuh: perasaan ayah.

Selama ini, ayah sering digambarkan kuat, gak boleh nangis, harus tegas, harus jadi tulang punggung. Tapi di balik itu semua, mereka juga manusia yang takut kehilangan, takut gagal jadi orang tua, takut gak cukup baik buat anaknya. Di beberapa adegan, konflik batin Papa Zola terasa sangat nyata. Ada momen ketika ia harus memilih antara ego dan kebahagiaan anaknya. Di situ penonton bisa melihat sisi rapuh seorang ayah. Dan mungkin banyak yang diam-diam mikir, “aku juga pernah kayak gini.”

Baca juga: Avatar Fire and Ash Film Termahal?

Jadwal Tayang Papa Zola The Movie Hari Ini

Antusiasme penonton terhadap Papa Zola The Movie cukup tinggi, termasuk di Jakarta dan Sidoarjo. Banyak bioskop sudah menayangkan film ini sejak pagi hingga malam, dengan beberapa jam tayang yang cepat penuh. Di Jakarta, jadwal tayang tersebar hampir sepanjang hari, mulai dari siang hingga malam. Buat yang kerja, masih bisa kejar show terakhir.

Sementara di Sidoarjo, film ini juga jadi salah satu tontonan yang cukup dicari. Beberapa bioskop menyediakan lebih dari satu sesi tayang dalam sehari, jadi kamu bisa sesuaikan dengan waktu luang. Saran kecil kalau mau nonton bareng keluarga di weekend, mending booking dulu. Karena film keluarga biasanya cepat sold out, apalagi yang lagi rame dibicarakan.

Baca juga: Bintang Film Dewasa Bonnie Blue Diamankan Polisi di Bali

Film Keluarga yang Nggak Menggurui

Yang bikin film ini beda, menurut banyak penonton, adalah caranya menyampaikan pesan. Gak ada ceramah panjang. Gak ada dialog yang terasa seperti pidato motivasi. Pesannya datang lewat adegan-adegan kecil. Lewat tatapan, lewat diam, lewat keputusan-keputusan sederhana yang ternyata berdampak besar.

Sebagai generasi yang tumbuh dengan konten cepat dan hiburan instan, kita jarang banget dapat film yang tetap ringan tapi meaningful. Papa Zola The Movie berhasil menjaga keseimbangan itu. Lucunya dapet. Harunya dapet. Pesannya juga dapet tanpa terasa digurui.

Baca juga: DPR Soroti Dugaan Praktik Monopoli Industri Perfilman

Lebih dari Sekadar Film Lucu

Kalau ditanya, ini film komedi atau drama keluarga? Jawabannya dua-duanya. Dan mungkin itu yang bikin film ini kuat. Karena kehidupan keluarga memang tgak pernah hitam putih. Hari ini bisa ketawa bareng, besok bisa debat. Hari ini marah, malamnya bisa pelukan.

Film ini seperti cermin kecil buat banyak keluarga Indonesia. Terutama buat para ayah yang mungkin selama ini merasa tugasnya hanya mencari nafkah. Padahal, hadir secara emosional juga penting. Buat Gen Z yang nonton bareng orang tua, film ini bisa jadi momen awkward tapi manis. Bisa jadi bahan obrolan pulang bioskop. Bisa jadi pengingat bahwa orang tua kita juga pernah belajar dari nol.

Baca juga: Grow a Garden dan Jailbreak, 2 Gim Viral Roblox Siap Jadi Film

Worth It Ditonton?

Kalau kamu cari tontonan yang cuma bikin ketawa, film ini tetap bisa memenuhi ekspektasi. Humor Papa Zola masih khas, masih absurd, masih random. Tapi kalau kamu datang dengan hati agak terbuka, kamu mungkin pulang dengan perasaan berbeda.

Ada yang bilang film bagus itu bukan yang paling mewah produksinya, tapi yang berhasil bikin penonton merasa sesuatu. Dan di titik itu, Papa Zola The Movie berhasil. Bukan karena dramanya lebay. Tapi karena ceritanya terasa dekat.

Baca juga: Taylor Swift Pilih Film Konser Ogah Tur Lagi?

Film yang Bikin Ayah Lebih Dipahami

Di tengah banyaknya film aksi, horor, dan romansa, kehadiran film keluarga seperti ini terasa menyegarkan. Apalagi yang berani mengangkat sisi emosional seorang ayah.

Papa Zola mungkin awalnya cuma karakter lucu di internet. Tapi lewat film ini, ia berubah jadi simbol sederhana: bahwa ayah juga manusia yang sedang belajar.

Dan mungkin setelah nonton, ada yang diam-diam jadi lebih sering bilang, “Pa, makasih ya.” Kalau sebuah film bisa bikin percakapan kecil di rumah jadi lebih hangat, rasanya itu sudah lebih dari cukup. Dan ya, jangan kaget kalau keluar bioskop lihat ada bapak-bapak pura-pura sibuk buka HP padahal matanya merah. (dny)

Tags:

You Might also Like