Type to search

Malang Pemerintahan

ASN Pemkab Malang Terapkan WFH Setiap Jumat

Share
Pemkab Malang akan menerapkan WFH bagi ASN setiap Jumat sesuai SE Mendagri. Teknis pelaksanaan akan dibahas dalam rakor

SUARAGONG.COM – Pemerintah Kabupaten Malang mulai menindaklanjuti kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ditetapkan pemerintah pusat melalui Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI.

WFH ASN Mulai Berlaku, Pemkab Malang Siapkan Aturan Teknis

Kepala BKPSDM Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah, mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk membahas teknis penerapan kebijakan tersebut, termasuk penetapan hari pelaksanaannya.

“Nanti malam kami agendakan rakor untuk tindak lanjut secara teknisnya. Termasuk penetapan harinya nanti malam kami putuskan,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

WFH Dorong Digitalisasi Birokrasi

Dalam Surat Edaran Mendagri, kebijakan WFH ini bertujuan untuk mempercepat transformasi digital di lingkungan pemerintahan daerah. Salah satunya melalui optimalisasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

WFH diharapkan mampu mendorong efisiensi serta mempercepat digitalisasi proses birokrasi, sehingga pelayanan publik tetap berjalan efektif meski tidak seluruh ASN bekerja dari kantor.

Pengawasan Tetap Ketat, WFH Bukan Libu

Nurman menegaskan bahwa penerapan WFH tidak berarti ASN libur dari pekerjaan. Sistem pengawasan akan tetap dilakukan secara melekat, bekerja sama dengan inspektorat daerah.

“Prinsipnya, WFH ini bukan libur, mereka harus tetap bekerja,” tegasnya.

Baca Juga : ASN Jatim ‘Healing’ Berfaedah: Tiap Rabu WFH, BBM Makin Hemat?

Layanan Publik Dipastikan Tetap Normal

Pemkab Malang memastikan kebijakan WFH tidak akan mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Unit layanan langsung seperti rumah sakit, pemadam kebakaran, dan layanan darurat lainnya tetap beroperasi seperti biasa.

Sebelumnya, Bupati Malang, M. Sanusi, juga menyampaikan bahwa tidak semua ASN akan menerapkan WFH. Tenaga pendidikan dan kesehatan dipastikan tetap bekerja dari kantor atau lokasi tugas masing-masing.

“Kemungkinan nanti hanya untuk pegawai lainnya,” pungkasnya. (Nif/aye/sg)

Tags:

You Might also Like