BPBD Probolinggo Gercep Tangani Luapan Kali Laweyan di Tambakrejo
Share
SUARAGONG.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat menangani banjir akibat luapan Kali Laweyan yang terjadi di Desa Tambakrejo, Kecamatan Tongas, Selasa (17/2/2026) sore. Peristiwa ini dipicu hujan dengan intensitas cukup tinggi di wilayah hulu sejak siang hari, sehingga debit sungai meningkat dan meluap di sejumlah titik tanggul.
BPBD Probolinggo Gerak Cepat Tangani Luapan Kali Laweyan di Tambakrejo
Berdasarkan laporan yang diterima, hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Lumbang dan Sukapura sejak pukul 13.55 hingga 16.00 WIB. Curah hujan tersebut berdampak langsung pada peningkatan debit air Kali Laweyan yang mengalir menuju Kecamatan Tongas.
Sekitar pukul 17.30 WIB, air sungai dilaporkan meluap di beberapa titik tanggul di Desa Tambakrejo. Luapan ini menyebabkan genangan di sejumlah ruas jalan desa serta area persawahan milik warga. Meski tidak sampai masuk ke rumah secara signifikan, genangan sempat mengganggu aktivitas masyarakat.
Warga yang tinggal di bantaran sungai tampak waspada dan terus memantau perkembangan debit air. Sebagian warga juga berkoordinasi dengan perangkat desa dan petugas di lapangan untuk memastikan kondisi tetap aman.
Tim Reaksi Cepat Turun ke Lokasi
Menyikapi kejadian tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Probolinggo langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen dan pemantauan lapangan.
Hasil asesmen sementara menunjukkan beberapa titik luapan berada di:
- Tanggul RT 4 RW 02 Dusun Wringinan
- Tanggul RT 11 RW 03 Dusun Krajan
- Tanggul RT 12 RW 04 Dusun Prapatan
- Tanggul RT 13 RW 04 Dusun Prapatan dekat pintu air
Petugas melakukan pemantauan intensif di setiap titik guna memastikan tidak terjadi kerusakan tanggul yang lebih parah. Selain itu, pendataan juga dilakukan untuk mengidentifikasi potensi dampak lanjutan, terutama terhadap lahan pertanian warga.
Baca Juga : BPBD Jatim Gandeng Unair Perkuat Kebencanaan
Koordinasi Lintas Sektor
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief menyampaikan bahwa pihaknya segera berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait, mulai dari pemerintah kecamatan, aparat keamanan, hingga pemerintah desa.
Koordinasi ini melibatkan Kecamatan Tongas, Polsek Tongas, Koramil Tongas, serta Pemerintah Desa Tambakrejo agar penanganan dapat berjalan terpadu.
“Hujan di wilayah hulu menyebabkan debit Kali Laweyan meningkat dan meluap di beberapa titik tanggul. Saat ini air masih menggenang di jalan desa, namun debit sungai sudah mulai berangsur surut. Kami bersama unsur kecamatan dan desa terus melakukan asesmen untuk memastikan tidak ada dampak lanjutan,” ujarnya.
Tidak Ada Korban Jiwa
Hingga laporan terakhir, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan signifikan pada fasilitas umum atau rumah warga.
Petugas tetap melakukan pendataan menyeluruh terhadap tanggul, akses jalan desa, serta lahan pertanian yang terdampak genangan.
“Untuk sementara laporan kerusakan nihil. Meski demikian, kami tetap siaga dan menghimbau masyarakat di bantaran sungai agar waspada terhadap potensi hujan susulan,” tambahnya.
Pemantauan Berkelanjutan
Sebagai langkah antisipasi, BPBD akan terus melakukan pemantauan berkala terhadap kondisi debit air, terutama jika hujan kembali terjadi di wilayah hulu seperti Lumbang dan Sukapura.
Selain pemantauan teknis, komunikasi aktif dengan pemerintah desa dan masyarakat juga terus dilakukan agar informasi terkini dapat segera diterima warga.
Saat ini, kondisi di Desa Tambakrejo dinyatakan relatif terkendali seiring debit air yang mulai surut. Meski demikian, kesiapsiagaan tetap menjadi prioritas hingga situasi benar-benar stabil dan tidak ada potensi luapan susulan. (Duh/aye))

