Cuaca Ekstrem Bikin Harga Cabai Jungkir Balik
Share
SUARAGONG.COM – Cuaca ekstrem kembali bikin harga cabai tak karuan. Curah hujan tinggi yang datang berturut-turut sempat membuat harga cabai melambung karena petani tak bisa panen. Namun begitu hujan berhenti, situasi berbalik drastis: panen melimpah, harga pun anjlok.
Cuaca Ekstrem Bikin Harga Cabai Tak Menentu, Dari Mahal ke Anjlok
Ketua Asosiasi Champion Cabai Indonesia, Tunov Mondro, mengakui cuaca menjadi faktor utama di balik fluktuasi harga cabai yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
“Bisa dilihat pola fluktuasi harga di akhir tahun dan awal tahun. Cuaca ekstrem itu membuat volatilitas harga sangat tinggi. Beberapa minggu kemarin sampai hari ini, pergerakan harganya luar biasa,” ujar Tunov saat dihubungi, Selasa (6/1/2026).
Hujan Deras, Cabai Tak Bisa Dipetik
Tunov menjelaskan, hujan yang turun hampir sepanjang hari di wilayah sentra produksi membuat petani tak bisa memanen cabai. Akibatnya, pasokan ke pasar tersendat dan harga melonjak tajam.
“Minggu kemarin harga sangat tinggi karena di wilayah sentra hujan dari pagi sampai malam, bahkan berhari-hari. Artinya petani tidak bisa petik di ladang,” jelasnya.
Baca Juga : Pemantauan Harga Bahan Pokok Jelang Nataru di Probolinggo
Panen Raya, Harga Langsung Terjun Bebas
Memasuki pekan ini, kondisi justru berbalik. Hujan berhenti, cuaca panas, dan petani serempak panen. Pasokan pun melimpah hingga membuat harga cabai jatuh ke level rendah.
Harga cabai rawit merah kini turun ke kisaran Rp 30.000 per kilogram, sementara cabai keriting bahkan menyentuh Rp 20.000 per kilogram di tingkat petani.
“Kalau di daerah sentra tidak hujan dan panas, panen jadi panen raya. Pasokan berlebih, harga pasti turun,” kata Tunov.
Produksi Cabai Sebenarnya Berlimpah
Menurut Tunov, persoalan utama bukan terletak pada jumlah produksi, melainkan waktu panen yang sangat bergantung pada cuaca.
“Kalau bicara produksi dan kebutuhan cabai, sebenarnya produksinya berlebih, sangat-sangat berlebih. Tapi cuaca menentukan kapan petani bisa panen,” terangnya.
Ia menegaskan, kondisi inilah yang membuat harga cabai mudah naik-turun dalam waktu singkat. (Aye/sg)

