Type to search

News

Dam Kraksaan Jebol: Gara-Gara Umur atau Buang Sampah?

Share
Bupati Probolinggo, Mohammad Haris (Gus Haris), baru saja turun gunung meninjau progres perbaikan pintu dam kraksaan yang jebol

SUARAGONG.COM – Kalau sudah kejadian begini, siapa yang repot? Bupati Probolinggo, Mohammad Haris (Gus Haris), baru saja turun gunung meninjau progres perbaikan pintu dam yang jebol di Desa Alassumur Kulon, Kraksaan, Rabu (1/4/2026).

Dam Kraksaan Jebol: Gara-Gara Umur atau Kelakuan Buang Sampah Sembarangan?

Bukan cuma soal tembok yang retak, Gus Haris menyoroti satu musuh utama yang sering dianggap sepele: SAMPAH.

Dam Warisan Belanda vs Sampah Zaman Now

Gus Haris terang-terangan bilang kalau kerusakan dam ini nggak cuma soal faktor usia bangunan yang sudah ada sejak zaman kompeni. Musuh terbesarnya adalah tumpukan sampah yang menyumbat aliran air sampai tekanannya bikin pintu dam menyerah alias jebol.

“Dam ini memang sudah tua, tapi salah satu pemicu utamanya ya sampah yang numpuk. Ini harus jadi perhatian kita semua, jangan disepelein,” tegas Gus Haris di lokasi.

172 Hektare Sawah Terancam ‘Haus’

Akibat jebolnya dam ini, dampaknya nggak main-main. Sekitar 172 hektare lahan pertanian warga terancam kekeringan karena aliran irigasi terputus. Kalau nggak gercep diperbaiki, nasib panen para petani bisa jadi taruhannya.

Makanya, Pemkab Probolinggo sekarang lagi ngebut proses perbaikan biar sistem pengairan balik normal secepat mungkin.

Bukan Cuma Perbaiki Fisik, Tapi Perbaiki Mental

Selain urusan semen dan batu, Gus Haris juga bawa misi edukasi. Beliau minta pemerintah desa lebih bawel lagi kasih tahu warga soal pengelolaan sampah.

  • Stop Buang Sampah ke Sungai: Dampaknya bisa bikin dam jebol kayak sekarang.

  • Respon Cepat Bencana: Gus Haris pengen sistem penanganan ke depannya lebih set-set-wet. Begitu ada laporan, bantuan dan asesmen harus langsung meluncur tanpa birokrasi yang berbelit.

Baca Juga : Bakal Makin Cantik! Jembatan Brawijaya Masuk Daftar Perbaikan 2026

Kolaborasi Bareng, Biar Gak Kerja Dua Kali

Di sela peninjauan, Gus Haris juga menyerahkan bantuan sosial dari Baznas, BPBD, dan Dinsos buat warga terdampak. Tapi intinya satu: Pemerintah bisa saja perbaiki fasilitas ribuan kali, tapi kalau masyarakatnya masih hobi “nyampah” di sungai, ya bakal rusak lagi, rusak lagi.

Yuk, warga Probolinggo, kita jaga bareng-bareng infrastruktur kita. Biar nggak cuma pinter protes, tapi juga pinter ngerawat! (Duh/aye/sg)