Dari Desa untuk Negeri, TMMD ke-127 Situbondo Resmi Ditutup
Share
SUARAGONG.COM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0823 Situbondo resmi ditutup. Melalui upacara di Alun-Alun Situbondo, Rabu (11/3/2026) pagi. Upacara penutupan tersebut dipimpin oleh Danden Intel Koarmada V Kolonel Laut Hari Bagio Wijayanto, M.Tr.Opsla selaku Inspektur Upacara (Irup).
TMMD ke-127 Situbondo Resmi Ditutup, Bukti TNI Bangun Desa Bareng Rakyat
Penutupan ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan TMMD. Yang selama beberapa waktu terakhir dilaksanakan di Dusun Plampang, Desa Alas Tengah, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo.
Acara penutupan turut dihadiri oleh Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Kasrem 083/Baladhika Jaya Letkol Inf Rahmat Cahyo Dinarso, Dandim 0823 Situbondo Letkol Inf Tri Wiratno, Kapolsek Sumbermalang Iptu Suratman, serta sejumlah pejabat daerah, personel TNI-Polri dan tokoh masyarakat.
Upacara berlangsung khidmat dengan melibatkan pasukan dari :
- Kodim 0823 Situbondo,
- Yon TP 836,
- Yon Armed 8,
- Yonko 464 Kopasgat,
- Polres Situbondo,
- Satpol PP,
- Dishub hingga FKPPI.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pembacaan laporan hasil pelaksanaan TMMD. Sekaligus penandatanganan naskah serah terima hasil pembangunan kepada Pemerintah Kabupaten Situbondo yang diterima langsung oleh Bupati Situbondo.
Kolonel Laut Hari Bagio Wijayanto dalam amanatnya menyampaikan bahwa TMMD merupakan wujud nyata pengabdian TNI. Terutama dalam membantu percepatan pembangunan di daerah.
Tidak hanya melalui pembangunan fisik, program ini juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik. Seperti pemberdayaan masyarakat, penguatan wawasan kebangsaan. Hingga menumbuhkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat.
“Penutupan kegiatan TMMD ke-127 ini sekaligus menegaskan kuatnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Situbondo,” ujarnya.
Melalui program TMMD, diharapkan pembangunan yang dimulai dari desa dapat terus memperkuat fondasi pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Mam/Aye/sg)

