Gemantara Bidik Kontribusi Nyata untuk Ekonomi Nasional 2026
Share
SUARAGONG.COM – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, optimistis Gemantara (Gemilang Nusantara Indonesia) mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Puguh Wiji Pamungkas Optimistis Gemantara Beri Kontribusi Nyata Pertumbuhan Ekonomi
Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyampaikan bahwa Gemantara telah berkembang pesat dengan jaringan anggota dari Sabang hingga Merauke, bahkan merambah pasar internasional seperti Turki, China, Malaysia, hingga Singapura.
“Gemantara ini adalah sebuah ekosistem builder, lahir dari grounded bisnis coaching. Anggotanya para pegiat bisnis, mulai dari skala mikro, kecil, menengah hingga besar. Saat ini kurang lebih ada sekitar 15 ribu anggota pengusaha dari berbagai skala,” terang Puguh.
Ekosistem Bisnis: Connect, Grow, Impact
Sebagai Presiden Gemantara, Puguh menjelaskan bahwa organisasi tersebut berdiri di atas tiga filosofi utama: Terhubung (Connect), Bertumbuh (Grow), dan Berdampak (Impact).
Menurutnya, Gemantara menjadi wadah yang menghubungkan para pelaku usaha dengan berbagai peluang dan potensi, baik dari kalangan UMKM, masyarakat, hingga sektor pemerintah dan swasta.
“Setelah terhubung, harapannya kita bisa bertumbuh. Skill up, naik kelas dari kecil menjadi menengah, menengah menjadi besar, hingga menjadi korporasi. Lalu berdampak bagi masyarakat sekitar dan bangsa,” tegasnya.
Ia menambahkan, para anggota Gemantara—yang disebut sebagai G-Coach—tidak hanya tersebar di dalam negeri, tetapi juga telah membangun jejaring global.
Selaras Target Pertumbuhan Ekonomi
Puguh menilai, pertumbuhan bisnis para anggota Gemantara dapat menjadi bagian dari kontribusi terhadap target pertumbuhan ekonomi nasional yang dicanangkan pemerintah, termasuk proyeksi pertumbuhan hingga 8 persen.
“Kalau bisnis para member bertumbuh, maka penyerapan tenaga kerja meningkat. Ketika tenaga kerja meningkat, daya beli masyarakat juga terdorong. Konsumsi masyarakat inilah yang menjadi salah satu penyumbang terbesar dalam PDRB,” jelasnya.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan komunitas bisnis seperti Gemantara menjadi kunci untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional pada 2026 mendatang.
Enam Program Strategis 2026
Untuk mendukung arah kebijakan tersebut, Gemantara Indonesia mencanangkan enam program strategis nasional (PSN) 2026, yakni:
- G-Advokasi
- G-Grow
- G-Next
- G-Fest
- G-Connect
- G-Care
Program-program ini difokuskan pada penguatan konektivitas antar pelaku usaha, kolaborasi dengan pemerintah dan swasta, serta peningkatan kapasitas kewirausahaan.
“Harapannya semakin banyak lapangan kerja terbuka, semakin besar kontribusi terhadap peningkatan ekonomi masyarakat dan negara,” pungkasnya. (Wahyu/Aye)

