Type to search

Peristiwa Probolinggo

Investor Jakarta Bidik Kota Probolinggo, Potensi Investasi Rp 16 Triliun

Share
Investor PT Multi Visi Indonesia,Jakarta, menyatakan ketertarikannya untuk menanamkan modal investasi di Kota Probolinggo.

SUARAGONG.COM – Iklim investasi di Kota Probolinggo terus menunjukkan geliat positif seiring arah pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Wali Kota Aminuddin dan Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari. Peluang tersebut semakin menguat setelah PT Multi Visi Indonesia, perusahaan yang berkantor pusat di Jakarta, menyatakan ketertarikannya untuk menanamkan modal di Kota Probolinggo.

Masuk Radar Investor Nasional, Kota Probolinggo Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Ketertarikan itu terungkap dalam audiensi antara jajaran Pemerintah Kota Probolinggo dan pihak PT Multi Visi Indonesia yang digelar di Ruang Command Center, Senin (19/1/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah awal penjajakan kerja sama investasi jangka panjang.

Potensi Investasi Kota Probolinggo Terus Berkembang

Kepala DPMPTSP Kota Probolinggo, Diah Sajekti Widowati, menyampaikan bahwa potensi investasi di Kota Probolinggo sangat besar dan terus berkembang. Hal tersebut didukung oleh posisi strategis wilayah serta masuknya Kota Probolinggo dalam Program Strategis Nasional (PSN).

“Potensinya besar sekali, apalagi kita sudah masuk PSN. Ada pasar agro, ada rel kereta yang akan tersambung langsung ke pelabuhan. Bahkan kini muncul pemikiran revitalisasi akses langsung ke pelabuhan agar lebih cepat. Awalnya mungkin Rp 2 triliun, sekarang berkembang,” terang Diah.

Ia menambahkan, penguatan infrastruktur pendukung seperti pasar agro, konektivitas rel kereta api, serta akses logistik menjadi faktor utama meningkatnya daya tarik Kota Probolinggo di mata investor.

Alasan Investor Memilih Kota Probolinggo

Direktur Utama PT Multi Visi Indonesia, Andi Arief, mengungkapkan bahwa pihaknya melihat keseriusan Pemerintah Kota Probolinggo dalam membangun daerah. Visi dan misi kepala daerah dinilai jelas, terukur, dan memberikan kepastian bagi investor.

“Kami melihat visi dan misi Wali Kota Probolinggo itu bukan sekadar harapan, tetapi sudah meyakinkan untuk bisa dilaksanakan. Ini penting bagi investor,” ujarnya.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang general business, industri, serta ekspor-impor, PT Multi Visi Indonesia menilai Kota Probolinggo memiliki keunggulan komparatif. Sektor perikanan dan pasar agro dinilai potensial untuk dikembangkan, terlebih didukung infrastruktur pelayanan publik seperti rumah sakit dan fasilitas pendukung lainnya.

Potensi Investasi Hingga USD 1 Miliar

Dalam audiensi tersebut, Andi Arief menyebutkan bahwa rencana investasi awal berada di kisaran Rp 2 triliun. Namun, dalam jangka panjang, nilai investasi berpotensi berkembang hingga mencapai USD 1 miliar atau sekitar Rp 16 triliun.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa realisasi investasi membutuhkan kajian mendalam, terutama terkait aspek teknis dan perpajakan. Hal ini penting untuk menghindari tumpang tindih antara pajak pusat dan pajak daerah.

“Investasi tidak bisa instan. Perlu pemaparan, skema, kecocokan, dan waktu yang tepat. Komunikasi berkelanjutan menjadi kunci,” jelasnya.

Baca Juga : Belajar Transportasi Sejak Dini, Anak TK Bayuangga Kunjungi Stasiun Probolinggo

Komitmen Pemkot Probolinggo Dukung Investor

Wali Kota Probolinggo Aminuddin menegaskan bahwa Pemerintah Kota Probolinggo membuka peluang seluas-luasnya bagi investor yang ingin berkontribusi dalam pembangunan daerah. Arah investasi diselaraskan dengan visi Kota Probolinggo sebagai kota penyangga pelabuhan, kota transit, dan penopang sektor pariwisata.

Kebijakan tersebut sejalan dengan Visi Kota Probolinggo 2025–2029, yakni Mewujudkan Kota Probolinggo yang Tangguh, Berkelanjutan, Sejahtera, Modern, dan Adaptif.

“Mudah-mudahan pertemuan ini bisa berlanjut ke tahap yang lebih teknis,” ujar Aminuddin.

Pemerintah daerah berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui kemudahan perizinan, kepastian regulasi, serta dukungan lintas perangkat daerah.

Sinergi Lintas OPD Perkuat Iklim Investasi

Audiensi tersebut turut dihadiri berbagai pemangku kepentingan lintas sektor, di antaranya Pj Sekda Rey Suwigtyo, RSUD Ar Rozy, DKUMP, BPPKAD, DKPPP, Dinas PUPR-KP, serta DPMPTSP Provinsi Jawa Timur. Kehadiran lintas OPD ini menunjukkan kesiapan pemerintah dalam memberikan dukungan terintegrasi terhadap rencana investasi.

Ke depan, komunikasi antara pemerintah daerah dan calon investor akan terus diperkuat agar investasi yang masuk tidak hanya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Kota Probolinggo. (Aye/sg)

Tags:

You Might also Like