Jumat Barokah Idulfitri, Wali Kota Aminuddin Serukan Silaturahmi
Share
SUARAGONG.COM – Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, menggelar kegiatan Jumat Barokah sekaligus Salat Jumat bersama warga di Masjid Al Barokah, Kedunggaleng, Wonoasih, Jumat (27/3/2026). Kegiatan yang berkolaborasi dengan Baznas ini turut dihadiri jajaran Pemkot, mulai dari Kabag Kesra Andri Purwanto, Camat Wonoasih Eko Candra, hingga perangkat kelurahan.
Jumat Barokah Idulfitri, Wali Kota Aminuddin Ajak Warga Probolinggo Perkuat Silaturahmi
Momentum Idulfitri menjadikan kegiatan ini tidak sekadar ibadah, tetapi juga ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Dalam sambutannya, Aminuddin menyampaikan permohonan maaf kepada warga atas pelayanan yang belum maksimal.
“Atas nama Pemerintah Kota Probolinggo, kami memohon maaf apabila selama memberikan pelayanan masih ada kekurangan,” ujarnya.
Ia juga menyinggung tradisi halalbihalal sebagai budaya khas Indonesia yang memperkuat persatuan. Tradisi tersebut, menurutnya, penting untuk menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat.
Selain itu, Aminuddin mengajak warga berpartisipasi dalam program Koperasi Merah Putih (KMP) yang digagas pemerintah pusat. Program ini dinilai mampu mendorong perekonomian warga melalui akses pembiayaan yang mudah.
“Cukup dengan KTP dan NIB, masyarakat bisa mengakses pinjaman melalui sistem koperasi dengan proses yang cepat,” jelasnya.
Baca Juga : Cegah Penyakit Menular, Dinkes Probolinggo Gencarkan Imunisasi Kejar
layanan Commuter Line SUPAS : Probolinggo–Surabaya
Di sektor lain, Pemkot juga menghadirkan layanan Commuter Line SUPAS rute Probolinggo–Surabaya sebagai alternatif transportasi terjangkau. Sementara di bidang pertanian, pemerintah mendorong program penanaman pisang cavendish dengan dukungan bibit bagi warga.
Usai kegiatan, Aminuddin menyempatkan diri mengunjungi rumah warga sebagai bentuk pendekatan langsung kepada masyarakat.
Melalui Jumat Barokah ini, Pemkot Probolinggo menegaskan komitmennya untuk memperkuat pelayanan publik sekaligus membangun kedekatan yang lebih humanis dengan masyarakat.(DUH/AYE)

