Type to search

Kesehatan Malang

Kabupaten Malang Pastikan Aman dari Kasus Cacingan

Share
Kabupaten Malang Pastikan Aman dari Kasus Cacingan

SUARAGONG.COM – Kabupaten Malang dipastikan aman dari kasus cacingan pada balita. Hingga saat ini, tidak ada laporan yang masuk terkait temuan penyakit tersebut di wilayah setempat. Meski demikian, langkah mitigasi tetap terus dilakukan guna menjaga kesehatan anak.

Heboh Kasus Cacingan, Di Kabupaten Malang Belum Ada Laporan Masuk

Anggota DPRD Kabupaten Malang, Ahmad Andi, menegaskan kondisi kesehatan balita di Malang relatif aman berkat peran aktif Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan kader Posyandu.

“Kalau soal kasus cacingan, Kabupaten Malang aman. Tidak ada laporan. Tapi mitigasi tetap dilakukan,” ujarnya, Rabu (27/8/2025).

Baca JugaIni Dia Yang Jadi Alasan Sri Mulyani Naikkan Iuran BPJS Kesehatan

Peran Kader Kesehatan dan Posyandu

Menurut Andi, kader kesehatan memegang peranan penting dalam memantau tumbuh kembang anak. Sejumlah program rutin seperti bulan timbang dan pemeriksaan balita terus digelar. Saat ini, setiap posyandu juga telah dilengkapi dengan antropometri kit untuk mendeteksi dini kondisi stunting maupun gizi buruk.

“Alat ini sudah tersedia hingga tingkat desa. Jadi pemantauan kesehatan anak bisa lebih optimal,” jelasnya.

Meski mengapresiasi kerja keras kader posyandu, Andi menyoroti rendahnya honor yang mereka terima. Saat ini, para kader hanya mendapat sekitar Rp300 ribu per tahun atau setara Rp50 ribu per bulan.

“Kalau bisa ditingkatkan. Apalagi jumlah posyandu di Kabupaten Malang mencapai lebih dari 6.000. Kader posyandu bekerja keras, tapi honornya belum memadai,” katanya.

Baca Juga : Dinkes Kota Malang Ingatkan Warga Waspadai Dampak Sound Horeg

Fokus pada Pencegahan Stunting

Selain mitigasi penyakit cacingan, perhatian pemerintah daerah bersama DPRD kini lebih diarahkan pada upaya pencegahan stunting. Menurut Andi, dengan dukungan sarana kesehatan yang memadai dan kader posyandu yang aktif, Kabupaten Malang bisa tetap aman dari ancaman penyakit pada balita, baik cacingan maupun gizi buruk.

“Saya optimistis, dengan kerja sama semua pihak, kesehatan anak-anak Malang bisa terus terjaga,” pungkasnya. (Sur/aye)

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • sultan69
  • sultan69
  • sultan69
  • sultan69
  • sultan69
  • sultan69