Longsor Terjang Bukit Kingkong Bromo Beberapa Kendaraan Tertimbun
Share
SUARAGONG.COM – Bencana tanah longsor melanda kawasan wisata Gunung Bromo dan menyebabkan sejumlah kendaraan tertimbun material. Peristiwa yang terjadi pada Rabu (25/6) dini hari itu sempat menutup total akses menuju destinasi favorit wisatawan tersebut.
Bukit Kingkong Bromo Longsor, Akses Wisata Sempat Lumpuh Total
Longsor pertama terjadi di kawasan Bukit Kedaluh, Penanjakan, yang lebih dikenal sebagai Bukit Kingkong. Tebing di lokasi itu ambrol dengan panjang sekitar 20 meter dan tinggi mencapai 10 meter. Material tanah dan bebatuan langsung menutup badan jalan.
Akibatnya, tujuh unit sepeda motor yang berada di sekitar lokasi tertimbun longsoran. Satu unit mobil juga dilaporkan tertimpa material setelah tebing setinggi kurang lebih 20 meter runtuh ke arah akses jalan.
Tak hanya di satu titik, longsor juga terjadi di Bukit Dingklik. Di lokasi ini, material longsor memiliki panjang sekitar 10 meter dan tinggi 5 meter. Meski cukup besar, kejadian di Bukit Dingklik tidak menimbulkan kerusakan kendaraan maupun kerugian material.
Kedua peristiwa tersebut membuat akses menuju kawasan wisata tertutup total karena badan jalan dipenuhi tanah dan batu. Petugas gabungan langsung turun melakukan pembersihan agar jalur bisa kembali dilalui wisatawan.
Tidak Ada Korban Jiwa
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Seluruh pengendara dilaporkan selamat, meskipun beberapa kendaraan mengalami kerusakan akibat tertimbun dan tertimpa material longsor.
Pihak BPBD Kabupaten Pasuruan melalui perwakilannya, Sugeng, membenarkan kejadian tersebut.
“Tebing setinggi 20 meter ambrol, menutup akses jalan, menimpa satu mobil dan tujuh motor. Tidak ada korban jiwa,” ujarnya, Jumat (25/6).
Hingga kini, petugas masih melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan. Wisatawan dan masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama saat cuaca ekstrem yang dapat memicu pergerakan tanah di kawasan pegunungan. (Aye/sg)

