Lucy Kurniasari Sampaikan Duka ke Korban Gedung Ponpes Al Khoziny
Share
SUARAGONG.COM – Duka mendalam menyelimuti Kabupaten Sidoarjo setelah insiden ambruknya gedung di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, yang menelan korban jiwa dan melukai sejumlah santri. Salah satu tokoh nasional yang turut menyampaikan belasungkawa adalah Anggota Komisi IX DPR RI, Lucy Kurniasari.
Lucy Kurniasari Sampaikan Duka Mendalam pada Korban Runtuhnya Gedung Ponpes Al Khoziny Sidoarjo
Politisi Partai Demokrat yang akrab disapa Ning Lucy itu menyampaikan rasa sedih dan empatinya langsung saat meninjau lokasi kejadian pada Sabtu (4/10/2025) petang. Dalam kunjungan tersebut, ia juga bertemu dengan pimpinan dan pengurus Ponpes untuk bersilaturahmi sekaligus mendengarkan penjelasan terkait kronologi peristiwa nahas tersebut.
“Saya sangat berduka dan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Ini adalah musibah yang tidak diharapkan siapa pun,” ujar Lucy di sela kunjungannya.
Tak berhenti di lokasi kejadian, Lucy juga menyempatkan diri menengok para santri korban luka yang sedang dirawat di RSUD Sidoarjo. Ia memastikan bahwa para korban mendapatkan perawatan terbaik dan pelayanan maksimal dari pihak rumah sakit.
Baca Juga :Korban Tewas Ambruknya Musala Ponpes Al Khoziny Jadi 13 orang
Tekankan Koordinasi dan Tindak Cepat Fasilitas Kesehatan Sidoarjo
Sebagai anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi sektor kesehatan dan ketenagakerjaan, Lucy menegaskan pentingnya koordinasi cepat antara pemerintah daerah dan seluruh fasilitas kesehatan di Sidoarjo untuk menangani para korban secara menyeluruh.
“Semua fasilitas kesehatan di Sidoarjo harus memberikan perhatian penuh kepada korban. Pastikan semua mendapatkan pelayanan terbaik dan tanpa diskriminasi,” tegasnya.
Dalam suasana haru, Lucy juga tampak berbincang dengan keluarga korban. Dengan nada lembut dan sikap keibuan, ia memberi semangat kepada para santri dan keluarga agar tetap tabah menghadapi cobaan ini.
“Kita tidak pernah tahu kapan musibah datang. Yang penting sekarang adalah memastikan semua tertangani dengan baik dan ke depan bisa diambil pelajaran agar tidak terulang,” tambahnya.
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya itu berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi bangunan di lingkungan pesantren. Ia menekankan pentingnya pengawasan dan perawatan berkala untuk menjamin keselamatan para santri.
“Kita berharap kejadian seperti ini tidak terulang. Ponpes harus tetap menjadi tempat yang aman, nyaman, dan mampu melahirkan santri-santri berkualitas untuk bangsa,” tutup Ning Lucy. (Wahyu/Aye)

