Manchester City Singkirkan Newcastle di FA Cup, Guardiola Sewot ke Wasit
Share
SUARAGONG.COM – Manchester City singkirkan Newcastle FA Cup setelah menang 3-1 dalam laga sengit di St James’ Park. Sempat tertinggal lebih dulu, tim asuhan Pep Guardiola berhasil bangkit lewat performa impresif Omar Marmoush yang mencetak dua gol. Kemenangan ini memastikan The Citizens melaju ke babak berikutnya sekaligus memperpanjang ambisi mereka meraih trofi musim ini.
Tapi meskipun timnya menang, suasana hati Guardiola ternyata gak sepenuhnya happy. Pelatih asal Spanyol itu masih sempat kesal dengan beberapa keputusan wasit sepanjang pertandingan. Bisa dibilang, pertandingan ini punya dua cerita comeback City yang solid dan drama kecil Guardiola dengan wasit.
Manchester City Singkirkan Newcastle di FA Cup
Laga dimulai dengan cukup mengejutkan. Newcastle justru lebih dulu unggul lewat gol Harvey Barnes di menit ke-18 setelah memanfaatkan peluang di depan gawang. Pendukung tuan rumah sempat berharap tim mereka bisa menahan dominasi City. Tapi seperti biasa, Manchester City punya cara untuk bangkit.
Menjelang turun minum, Savinho berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol ini mengubah momentum pertandingan dan membuat City semakin percaya diri. Memasuki babak kedua, Manchester City langsung tancap gas.
Omar Marmoush muncul sebagai pahlawan lewat dua gol cepat.
Gol pertama datang di awal babak kedua setelah menerima umpan dari Matheus Nunes. Tak lama kemudian, Marmoush kembali mencetak gol lewat tembakan keras dari luar kotak penalti. Skor 3-1 bertahan sampai akhir pertandingan dan memastikan Manchester City menyingkirkan Newcastle dari FA Cup sekaligus melaju ke babak berikutnya.
Baca juga: Nelson Kalahkan Dewa Aji Duel Panas 3 Ronde!
Manchester City Singkirkan Newcastle di FA Cup Berkat Marmoush
Kalau harus menunjuk pemain paling berpengaruh di laga ini, jawabannya jelas Omar Marmoush. Striker asal Mesir itu benar-benar jadi mimpi buruk bagi Newcastle. Dua golnya di babak kedua membalikkan keadaan dan membuat City mengendalikan pertandingan.
Menariknya, Guardiola sebenarnya sudah punya firasat Marmoush bakal mencetak gol di laga ini. Pelatih City itu memang melihat perkembangan performa pemain tersebut dalam beberapa pertandingan terakhir.
Performa Marmoush juga makin menegaskan kedalaman skuad Manchester City. Bahkan ketika beberapa pemain utama dirotasi, City tetap terlihat solid dan tajam di depan. Buat Newcastle sendiri, kekalahan ini cukup menyakitkan karena mereka sempat memimpin lebih dulu.
Baca juga: Debut Sensasional! Albert Januarta Taklukkan Bintang Pool Dunia di Miami
Manchester City Singkirkan Newcastle di FA Cup, Guardiola Kesal Wasit
Walaupun menang, Guardiola ternyata tetap menunjukkan emosinya di pinggir lapangan. Ia terlihat beberapa kali memprotes keputusan wasit Sam Barrott. Salah satu momen yang bikin Guardiola kesal adalah ketika pelanggaran terhadap Jeremy Doku dianggap tidak terlalu serius oleh wasit.
Guardiola bahkan mengakui bahwa ini bukan pertama kalinya ia merasa kecewa dengan keputusan wasit tersebut. Ia sempat mengatakan bahwa beberapa keputusan di pertandingan itu sulit dipahami, terutama soal pelanggaran yang menurutnya cukup jelas.
Protes keras tersebut akhirnya membuat Guardiola menerima kartu kuning dari wasit. Kartu itu juga punya konsekuensi penting. Guardiola terancam menjalani hukuman larangan mendampingi tim dalam beberapa pertandingan karena akumulasi kartu. Jadi walaupun City menang, Guardiola tetap pulang dengan sedikit rasa kesal.
Baca juga: Mike Tyson vs Mayweather Bikin Dunia Tinju Heboh
Manchester City Masih Berburu Banyak Trofi
Kemenangan atas Newcastle membuat Manchester City tetap berada di jalur perburuan trofi musim ini. Dengan skuad yang dalam dan konsisten, City masih bersaing di beberapa kompetisi besar sekaligus. Situasi ini membuat peluang mereka untuk meraih banyak gelar tetap terbuka lebar.
Guardiola sendiri memuji performa timnya di laga ini. Ia bahkan menyebut penampilan City di St James’ Park sebagai salah satu yang terbaik selama ia melatih klub tersebut. Di sisi lain, Newcastle harus kembali mengevaluasi performa mereka. Meski sempat tampil menjanjikan di awal pertandingan, mereka gagal menjaga momentum setelah City menyamakan kedudukan.
Baca juga: Transisi Karier Phil Jones Pelatih Pulang ke Blackburn
Drama, Comeback, dan Emosi
Pertandingan ini benar-benar punya paket lengkap. Ada gol cepat, comeback dramatis, pemain yang tampil heroik, sampai pelatih yang emosi di pinggir lapangan. Bagi Manchester City, kemenangan ini jadi bukti bahwa mereka masih sangat berbahaya di kompetisi mana pun.
Sementara bagi Newcastle, laga ini jadi pengingat bahwa menghadapi tim sekelas City butuh konsistensi selama 90 menit penuh. Dan satu hal yang pasti kalau Manchester City sudah menemukan ritmenya, membalikkan keadaan seperti ini bukan hal yang aneh lagi. (dny)

